Category: tugas


DFD (Data Flow Diagram)

DFD itu a graphical representation of the “flow” of data through an information system(sebuah representasi grafis dari “flow”/”aliran” data dalam sebuah sistem informasi) itu kata o’om wiki.

Gampangnya gini ….DFD itu adalah metode analisis sistem informasi sebelum UML yang masih menerapkan analisis secara terstruktur. DFD, seperti pengertiannya diatas …representasi grafis dari “aliran” data…..jadi lebih menitik beratkan pada bagaimana data itu berjalan dari satu entity ke entity berikutnya.

 

DFD

 

Dalam analysis sistem menggunakan DFD, si analyser itu akan menganalisis apa aja kegiatan – kegiatan utama dalam sistem itu sendiri. Contoh sistem rental VCD, maka yang akan di cari duluan itu :

  • Pendaftaran Anggota
  • Pencatatan VCD
  • Transaksi

Setelah mencari tahu apa aja kegiatan utama di rental VCD itu terus di buat detil dari setiap kegiatan :

Pendaftaran anggota :

  • Isi biodata
  • Bikin kartu anggota
  • Perpanjangan kartu anggota

Pencatatan VCD

  • Pembelian VCD baru
  • Pencatatan VCD rusak

Transaksi

  • Peminjaman
  • Pengembalian
  • Denda
  • Perpanjangan.

UML (Unified Modeling Language)

Menurut o’om Wiki UML itu standardized general purpose modeling language in the field of software engineering ( bahasa permodelan terstandarisasi dalam hal software engineering) UML merupakan metode analisis yang lebih baru dari DFD dan menurut sebagian orang lebih efektif karena dia Object Oriented Analysis. UML yang di dapuk sebagai Object Oriented Analysis ini lebih menitik beratkan analysisnya di sisi pengguna atau actor/orang – orang di luar sistem yang terlibat dengan sistem.

Apa UML mutlak di perlukan ? jawabnya bisa iya …. Bisa nggak.

Iya, untuk orang yang mau ngembangin software skala menengah sampai besar, yang udah nyangkut hajat hidup orang banyak, yang software itu -nantinya- melibatkan ber-orang – orang di luar sistem.

Nggak,

kalo software yang dibuat itu hanya software kecil – kecilan, nggak lucu juga kali kalo kita bikin software kalkulator mesti pake usecase segala.-_-

kalo (untuk sebagian orang) udah tertanam DFD poreper (just like my teacher’s friend yang DFD holic kalo bisa dibilang).

Kalo dalam analysis DFD kita perlu mencari tahu topic umumnya atau kegiatan – kegiatan utama dari sistem itu, maka UML akan menganalisis object – object yang melakukan kegiatan tersebut (terlibat dalam kegiatan tersebut). Contoh dalam kasus rental VCD :

  • VCD
  • Anggota
  • Petugas

nah dari situ bisa di analisis kegiatan dari masing – masing actor. seperti :

1. VCD, kalo VCD bisa :

  • dipinjam
  • di kembalikan
  • di perpanjang masa pinjamnya
  • di kelompokkan

2. Anggota, bisa melakukan kegiatan

  • meminjam VCD
  • mengembalikan VCD
  • memperpanjang masa pinjam
  • mendaftar sebagai anggota

3. Petugas, petugas itu kerjanya :

  • memperpanjang masa aktif keanggotaan
  • membuat kartu anggota
  • mendata VCD
  • beli VCD buat rental

Ada yang bilang perbedaan antara DFD ma UML tu adalah kalo DFD itu untuk aplikasi yang lebih condong ke database sedang UML itu lebih condong ke pengembangan aplikasinya. kalo menurutku sih nggak. apa UML juga gak memperhatikan aspek databasenya?? toh aplikasi jaman sekarang udah ngobok2 database sampe tingkat ruwet bin ribet.

Dalam UML yang analysis nya di dasarkan pada pendekatan object yang di lakukan adalah menganalisa apa saja yang dilakukan oleh actor dalam kesehariannya dengan sistem yang ada.

sumber :

http://rizky.prihanto.web.id/

http://en.wikipedia.org

 

UML

UML merupakan bahasa standar untuk

mendapatkan blueprint software.

UML digunakan untuk memvisualisasikan,

spesifikasi, konstruksi, dan dokumentasi

sebuah sistem. Jadi, merupakan bagian dari

software development.

UML bisa untuk memodelkan sistem

informasi bahkan untuk memodelkan bisnis !

 

Mengapa UML ?

1. Mampu memodelkan sistem secara grafis.

2. Standar, sehingga mampu mengatasi

komunikasi (antara user, developer, manager).

3. Specifying, membuat spesifikasi yang tepat,

tidak ambigu, dan tepat.

4. Dapat digunakan untuk dokumentasi.

 

Untuk memahami UML, dibentuk model

konseptual mengenai basic building blocks

Basic building blocks terdiri dari :

Things

Relationship

Diagram

Things merupakan abstraksi yang

dihubungkan melalui relationship sehingga

membentuk sebuah diagram.

Ada 4 macam things dalam UML : structural,

behavioral, grouping, dan annotational.

Structural things merupakan bagian statis dan

mencerminkan elemen baik secara

konseptual maupun fisik. Contoh : class,

interface, use cases.

Behavioral things adalah bagian dinamis

dalam UML yang menggambarkan yang bisa

dilakukan oleh sistem Contoh : state.

Grouping things, merupakan cara orgranisasi

dalam UML secara konseptual. Contoh :

package.

Annotational things, adalah penjelasan dari

bagian UML. Contoh : notes.

Ada 4 macam relationship dalam UML :

Dependency

Association

Generalization

Realization

Diagram adalah representasi grafis dari

himpunan elemen.

UML memiliki 9 diagram, yaitu :

Class diagram

Object diagram

Use case diagram

Sequence diagram

Collaboration diagram

Statechart diagram

Activity diagram

Component diagram

Deployment diagram

Diagram‐diagram tersebut di atas,

merupakan yang sering dipakai dalam

praktek.

 

 

Booch, Grady., , y , Rumbaugh, James., 1998., The

Unified Modelling Language User Guide.,

Addison Wesley.

Schulz, Joseph D., 2003., Requirementsbased

Unified Modelling Language., Borland

BAB I

PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Bahasa adalah alat komunikasi yang efektif untuk menyatukan perbedaan demi mencapai satu tujuan. Dalam era globalisasi ini, dirasakan sangat penting sekali untuk mengenal bahasa asing sebagai pengantar atau perantara, tapi kita juga tidak boleh melupakan bahasa daerah Indonesia yang merupakan warisan nenek moyang kita yang kini penggunaannya sudah berkurang, terutama bahasa jawa , bahasa jawa adalah bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa jawa di jawa tengah, yogyakarta dan jawa timur.
Adapun permasalahan yang muncul yaitu terkadang kita sebagai bangsa Indonesia banyak yang tidak menggunakan atau melestarikan bahasa daerahnya masing-masing, terutama anak muda karena mereka menganggap bahasa daerah tidak gaul. Padahal jika bukan mereka siapa lagi yang akan melestarikan bahasa daerah nantinya.
Oleh karena itu, dituangkan suatu ide untuk membuat kamus bahasa daerah terutama bahasa jawa yang diharapkan anak muda dapat memahami bahasa jawa Kamus ini nantinya akan dijadikan sebagai aplikasi berbasis android , karena saat ini handphone berbasis Android banyak digunakan dikalangan anak muda jaman sekarang.

 

 

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas, maka dapat dirumuskan pokok permasalahan dalam penulisan ilmiah ini, yaitu :
1.      Bagaimanakah cara membuat aplikasi kamus bahasa jawa yang menarik minat anak muda jaman sekarang ?
2.      Apakah dengan aplikasi kamus bahasa jawa dapat memotivasi anak muda agar mau belajar bahasa jawa ?
1.3 Pembatasan Masalah
Dalam penulisan ini, penulis membatasi masalah yaitu hanya mengenai pembuatan  aplikasi kamus bahasa Indonesia – jawa.
1.4 Tujuan Penulisan
Berdasarkan masalah yang telah dikemukakan sebelumnya maka Penulisan
ini mempunyai tujuan sebagai berikut :
a.       Membantu melestarikan bahasa jawa
b.      Penggunaan teknologi komputer melalui aplikasi bahasa jawa berbasis android sebagai salah satu sarana belajar yang menarik bagi semua masyarakat
1.5 Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan terdiri dari sumber data dan teknik pengumpulan data. Sumber data yang digunakan antara lain berasal dari garis besar kamus bahasa jawa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan mempelajari literatur yang berhubungan dengan materi yang dibahas.

 

 

1.6 Sistematika Penulisan
      Penulisan Tugas akhir ini disusun menurut sistematika sebagai berikut :
BAB I      PENDAHULUAN
Bab ini membahas mengenai gambaran umum tentang permasalahan yang akan dibahas, seperti latar belakang masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan, dan sistematika penulisan.
BAB II    LANDASAN TEORI
Bab ini membahas teori-teori yang berhubungan dengan penulisan, antara lain pembahasan mengenai android,Eclipse Helios 3.6.2,  SQLite Expert Personal, 3JDK (Java Development Kit), ADT (Android Development tools) dan Android SDK Manager
BAB III  PEMBAHASAN
Bab ini berisi tentang analisa system, ,rancangan input output, proses pembuatan aplikasi serta Software dan Hardware yang dibutuhkan.
BAB IV   PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan dari hasil pembuatan aplikasi kamus bahasa jawa disertai saran dari penulis.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1       Pengertian Kamus
Kamus adalah buku rujukan yang berguna untuk menerangkan makna dari kata-kata. Memiliki fungsi membantu seseorang untuk mengenal perkataan baru. Selain berfungsi sebagai buku yang menerangkan maksud kata, kamus juga mungkin mempunyai pedoman sebagai penjelas riwayat asal-usul suatu perkataan dan juga contoh penggunaan bagi sesuatu perkataan. Pada hal penjelasan terkadang juga ada pengilustrasian didalam kamus untuk memperjelas suatu makna kata.
Kata kamus merupakan serapan dari bahasa Arab qamus, bentuk jamaknya qawamis. Kata pada bahasa arab itu sendiri berasal dari bahasa Yunani okeanos yang berarti lautan. Sejarah kata tersebut jelas memperlihatkan dasar yang terkandung dalam kata kamus, berupa wadah pengetahuan, khususnya pengetahuan bahasa, yang tidak terhingga dalam dan luasnya. Dewasa ini kamus merupakan panduan yang memuat perbendaharaan kata disuatu bahasa tertentu. Secara keseluruhan tentu nya tidak terbatas jumlahnya, setiap kebudayaan yang ada didunia ini pasti menggunakan bahasa-bahasanya. Kenyataannya kamus tidak hanya menjadi lambang kebanggaan bangsa tertentu tetapi mempunyai fungsi dan manfaat dalam berbicara, karena bahasa merupakan pokok suatu komunikasi.
2.1.1    Jenis-jenis Kamus
Kamus Istimewa
Kamus Istimewa merujuk kepada kamus yang mempunyai fungsi yang menjelaskan dalam bidang khusus. Contohnya :
§  Kamus Istilah
Dalam kamus ini berisi istilah-istilah khusus dalam bidang tertentu. Memiliki fungsi dalam bidang-bidang ilmiah. Contohnya ialah Kamus Kedokteran, Kamus Kebidanan dan Kamus Biologi.
§  Kamus Etimologi
Kamus yang menerangkan asal usul sesuatu perkataan dan maksud asalnya.
§  Kamus Tesaurus (perkataan searti)
Kamus yang menerangkan maksud sesuatu perkataan dengan memberikan kata-kata searti dan dapat juga kata-kata berlawanan arti. Contohnya, Tesaurus Bahasa Indonesia.
§  Kamus Pribahasa/Simpulan Bahasa
Kamus yang menerangkan maksud sesuatu pribahasa/simpulan bahasa.
§  Kamus Kata Nama Khas
Kamus yang hanya menyimpan kata nama khas seperti nama tempat, tokoh, dan juga institusi. Dengan tujuan untuk menyediakan rujukan bagi nama-nama ini.
§  Kamus Terjemahan
Kamus yang menyediakan kata searti bahasa asing untuk satu bahasa sasaran. Digunakan untuk membantu para penerjemah.
§  Kamus Kolokasi
Kamus yang menerangkan tentang suatu padanan kata, contohnya kata ‘terdiri’ yang selalu berpadanan dengan ‘dari’ atau ‘atas’.
2.2       Sejarah Android OS
Android adalah sistem operasi yang berbasis linux yang digunakan untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan suatu aplikasi mereka sendiri yang mampu digunakan untuk bermacam piranti bergerak. Awalnya, Google Inc. Membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat selular. Di lain pihak, Google merilis kode-kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google Mail Services (GSM) dan kedua adalah yang benar-benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
2.2.1    Jenis-jenis Android
-          Android Versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1 Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan degan Gmail, dan pemberitahuan Email.
-          Android Versi 1.5
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan untuk merekam video dan menonton video dengan modus kamera.
-          Android Versi 1.6
Donut (versi 1.6) dirilis pada september degan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN.
-          Android Versi 2.1
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2.
-          Android Versi 2.2
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja.
-          Android Versi 2.3
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan copy paste.
-          Android Versi 3.0
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didisain untuk tablet.
-          Android Versi 4.0
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offlin, dan berbagai informasi dengan menggunakan NFC.
2.2.2    Fitur-fitur pada Android OS
Fitur yang tersedia di android adalah :
·         Kerangka aplikasi : itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
·         Dalvik Virtual Machine : mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
·         Grafik : grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
·         SQLite : Untuk penyimpanan data.
2.3       Eclipse
Eclipse adalah Intergrated Development Environment (IDE) untuk pengembangan java yang bebas dan dapat di download, versi Eclipse yang ada sekarang sudah banyak seperti Eclipse Ganymade (eclipse versi 3.4), Eclipse Galileo(eclipse versi 3.5), dan Eclipse Helios (eclipse versi 3.6), seluruh versi yang disebutkan diatas sudah didukung dengan Android Development Tools (ADT) untuk membangun aplikasi dan dapat digunakan sebagai coding project Android. Konsep Eclipse adalah IDE terbuka (open), mudah diperluas (extensible) untuk apa saja, dan tidak untuk sesuatu yang spesifik. Dalam pembuatan Aplikasi Kamus Istilah Kedokteran, fungsi eclipse digunakan sebagai IDE dengan plug-in yang di implementasikan dalam bahasa pemrograman java. Pengembangan tampilan anatarmuka (interface) untuk aplikasi ini dibuat dalam Eclipse dengan menggunakan XML (eXtensible Markup Languages). Sehingga dapat dikatakan inti pembuata aplikasi Kamus Istilah Kedokteran ini dikerjakan di dalam Eclipse.
2.4       Sejarah Java
Java adalah suatu bahasa pemrograman Object Oriented dengan unsur-unsur seperti bahasa C atau C++ dan bahasa-bahasa lainnya dengan libraries yang cocok untuk lingkungan internet maupun untuk aplikasi pemrogrman. Java diciptakan oleh James Gosling seorang Developer  dari Sun Microsystems pada tahun 1991. Java pertama kalinya menggunakan nama Oak yang mana nama Oak ini diambil dari pohonOak yang tumbuh di depan jendela ruang kerja “Bapak Java”, James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai pada saat release Java karena perangkat lunak lain telah terdaftar dengan merek tersebut. Maka Sun Microsystem mengubahnya menjadi Java, Sun kemudian meluncurkan Hot Java dan Netscape Incorporated. Sun menyediakan perangkat lunak untuk membuat program Java dengan nama Java Developer Kit (JDK) yang mempunyai beberapa versi dengan platform untuk SPARC dan X86 SolarisWindows NTdan Windows 95. JDK di mulai dengan versi 1.0x kemudian 1.1x dan yang terakhir versi 1.5. Aplikasi java merupakan Bytecode yang berjalan di atas JVM (Java Virtual Machine). Java Bytcode biasa dianggap sebagai code-code mesin dari JVM, kemudian JVM yang mengartikan kode-kode tersebut ke kode nativeatau kode mesin dari arsitektur yang bersangkutan. Hal ini sangat menarik karena urusan arsitektur mesin bukan jadi masalah bagi programmer tetapi menjadi masalah compiler.
Sebagai sebuah platform, Java terdiri atas dua bagian utama, yaitu :
1.      Java Virtual Machine (JVM)
2.      Java Application Programming Interface (Java API)
Sun membagi arsitektur Java menjadi 3 bagian, yaitu :
·         Enterprize Edition (J2ME) untuk aplikasi Web, aplikasi system tersebar dengan beraneka ragam klien dengan kompleksitas yang tinggi. Merupakan SuperSet dari Standar tJava.
·         Standart Edition (J2SE) ini dikenal dengan bahasa Java.
·         Micro Edition (J2ME) merupakan subset dari J2SE dan salah satu aplikasinya yang banyak dipakai adalah untuk Mobile Device.
2.4.1        Karakteristik-karakteristik Java
Java adalah bahasa pemrograman yang sederhana dan juga tangguh. Berdasarakan White Paperdari SUN, Java memiliki karakteristik sebagai berikut :
·         Berorientasi Objek (Object Orinted)
Bahasa Pemrograman Java telah menerapkan konsep pemrograman berorientasi objek yang modern dalam implementasinya.
·         Robust
Bahasa Pemrograman Java mendorong pemrograman yang bebas dengan kesalahan yang bersifat Strongly Typed dan memiliki Runtime Checking.
·         Portable
Bahasa Pemrograman Java mampu di jalankan pada sistem operasi apapun yang memiliki Java Virtual Machine.
·         Multithreading
Bahasa Pemrograman Java mendukung multithreading dan terintegrasi secara langsung.
·         Dinamis
Bahasa Pemrograman Java mampu melakukan sesuatu tindakan yang ditentukan pada saat eksekusi program dan saat kompilasi.
·         Sederhana
Bahasa Pemrograman Java menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah untuk dipelajari, semua ini dikarenankan sintaks yang hampir sama dengan bahasa pemrograman C/C++. Selain itu sintaks pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangkan penggunaan pointer yang rumit dan multiple inheritance.
2.4.2        Dasar-dasar Pemrograman Java
Pada sub bab ini akan dibahas mengenai istilah dan konsep pemrograman Java, bentuk umum kode sumber java, bentuk umum deklarasi interface, bentuk umum deklarasi kelas, dan jeniss-jenis modifier pada Java.
2.4.2.1  Konsep Pemrograman Java
·         Class
Merupakan sebuah struktur yang menjelaskan sifat-sifat dari suatu objek.
·         Objek
Contoh (Instance) dari suatu class. Pada bahasa pemrograman prosedural dapat dianggap sebagai class.
·         Konstruktor
Adalah method yang pertama kali dijalankan ketika objek diciptakan dari suatu class. Dalam Java, biasanya konstruktor ditandai dengan method dengan nama yang sama dengan nama class-nya.
·         Field / Data Member
Adalah pengenal yang menyimpan informasi dari suatu objek.
·         Method
Merupakan aksi yang dapat dilakukuan oleh suatu objek.
2.4.2.2  Jenis-jenis Modifier
Modifier berguna untuk menentukan sifat dari suatu kelas, field, ataupun method dalam suatu program Java. Berikut ini adalah beberapa modifier yang sering digunakan, yaitu :
Public
Method/field dapat diakses oleh semua objek
Private
Method/field hanya dapat dipergunakan oleh class tersebut
Protected
Method/field tersebut hanya dapat diciptakan oleh class tersebut dan class turunannya.
Static
Method/field tersebut dapat diakses tanpa harus menciptakan objeknya terlebih dahulu. Semua objek yang dibuat dari class yang memiliki field static akan memiliki nilai yang sama untuk field tersebut.
Final
Menyatakan bahwa devinisi dari field/method tersebut tidak dapat berubah lagi.
2.5           Extensible Markup Language (XML)
Extenxible Markup Language (XML) muncul pertama kali di penghujung tahun 1990-an, XML kerap dianggap sebagai bahasa markup pengganti HTML (Hypertext Markup Language). Pada tahun 1996 XML mulai dikembangkan dan mendapatkan pengakuan dari Word Wide web Consortium (W3C) pada februaru 1998. Teknologi yang digunakan pada XML sebenarnya bukan teknologi baru , tapi merupakan turunan dari SGML (Standart Generalized Markup Language) yang telah dikembangkan pada tahun 80-an dan telah banyak digunakan pada dokumentasi teknis berbagai proyek berskala besar. Ketika HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling penting pada SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan markup language yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.
Seperti halnya HTML, XML juga menggunakan elemen yang ditandai dengan tag pembuka (diawali denga ‘<’ dan diakhiri dengan ‘>’), tag penutup (diawali dengan ‘’) dan atribut elemen (parameter yang dinyatakan dalam tag pembuka missal
). Hanya bedanya, HTML mendefinisikan dari awal tag dan atribut yang dipakai didalamnya, sedangkan pada XML kita bisa menggunakan tag dan atribut sesuai kehendak. Sehingga XML memudahkan untuk menyusun dan menyajikan informasi dengan format yang tidak mengandung format standard seperti heading, paragraph, table, dan lain sebagainya.
2.6           Pengenalan SQLite
SQLite merupakan sebuah sistem manajemen basisdata relasional yang bersifat ACID-compliant dan memiliki ukuran pustaka kode yang relatif kecil, ditulis dalam bahasa C. SQLite merupakan proyek yang bersifat public domain yang dikerjakan oleh D. Richard Hipp. Tidak seperti pada paradigma client-serverumumnya, Inti SQLite bukanlah sebuah sistem yang mandiri yang berkonsultasi dengan sebuah program, melainkan sebagai bagian integral dari sebuah program secara keseluruhan. Shingga protokol komunikasi utama yang digunakan adalah melalui pemanggilan API secara langsung melalui bahasa pemrograman.
Mekanisme seperti ini tentunya membawa keuntungan karena dapat mereduksi overhead, latency times, dan secara keseluruhan lebih sederhana. Seluruh elemen basisdata (definisi data, table, indeks, dan data) disimpan sebagai file.
2.6.1        SQL Statement pada SQLite
SQLite merupakan sebuah sistem manajemen basisdata relasional yang bersifat ACID-compliantdan memiliki ukuran pustaka kode yang relatif kecil, ditulis dalam bahasa C. SQLite merupakan proyek yang bersifat public domain yang dikerjakan oleh D. Richard Hipp.
Pustaka SQLite mengimplementasikan hampir seluruh elemen-elemen standar yang berlaku pada SQL-92, termasuk transaksi yang bersifat atomic, konsistensi basis data, isolasi, dan durabilitas (dalam bahasa inggris lebih sering disebut ACID), trigger, dan kueri-kueri yang kompleks. Tidak ada pengecekan tipe sehingga data bisa dientrikan dalam bentuk string untuk sebuah kolom bertipe integer.
Beberapa proses ataupun thread dapat berjalan secara bersamaan dan mengakses basis data yang sama tanpa mengalami masalah. Hal ini disebabkan karena akses baca data dilakukan secara pararel. Sementara itu akses tulis data hanya bisa dilakukan jika tidak ada proses tulis lain yang sedang dilakukan jika tidak, proses tulis tersebut akan gagal.
Bahasa SQL dapat digolongkan kedalam bahasa generasi ke-4, karena merupakan bahasa yang tidak terstruktur dan beraturan seperti C dan Pascal yang merupakan golongan bahasa generasi ke-3.
Semua bahasa pemrogramman memiliki aturan gramatika. Beberapa aturan pada SQL adalah sebagai berikut :
1.      Pernyataan pada SQL diakhiri dengan tanda titik koma (;).
2.      Perinta SQL dapat ditulis dalam datu atau beberapa baris agar mudah dalam pembacaannya.
3.      SQL tidak membuat perbedaan antara huruf besar atau kecil (not case sensitive), baik untuk penulisan perintah-perintah SQL, nama tabel, dan nama kolom.
2.7           Bahasa Jawa
Jawa adalah suatu pulau di Indonesia, pulau ini merupakan pulau berpenduduk terpadat di dunia dan merupakan salah satu wilayah berpenduduk terpadat di dunia. Pulau ini dihuni oleh 60% penduduk Indonesia. Ibu kota Indonesia, Jakarta, terletak di Jawa bagian barat. Banyak sejarah Indonesia berlangsung di pulau ini. Jawa dahulu merupakan pusat dari beberapa kerajaan Hindu-Buddha, kesultanan Islam, pemerintahan kolonial Hindia Belanda, serta pusat pergerakan kemerdekaan Indonesia. Pulau ini berdampak sangat besar terhadap kehidupan sosial, politik, dan ekonomi Indonesia.
Terdapat tiga bahasa utama pada pulau ini, namun mayoritas penduduk menggunakan bahasa jawa. Bahasa Jawa merupakan bahasa ibu dari 60 juta penduduk Indonesia, dan sebagian besar penuturnya berdiam di pulau Jawa. Sebagian besar penduduk adalah bilingual, yang berbahasa Indonesia baik sebagai bahasa pertama maupun kedua. Sebagian besar penduduk Jawa adalah Muslim, namun terdapat beragam aliran kepercayaan, agama, kelompok etnis, serta budaya di pulau ini.
2.8           Struktur Navigasi
Struktur Navigasi adalah struktur atau alut dari suatu program. Penentuan struktur navigasi merupakan hal yang sebaiknya dilakukan sebelum membuat suatu aplikasi.
Ada empat macam bentuk dasar dari struktur navigasi yang digunakan dalam proses pembuatan aplikasi antara lain, navigasi linier, navigasi hirarki, navigasi non linier, dan navigasi campuran (komposit).
2.8.1        Struktur Navigasi Linier
Struktur navigasi linier (satu alur) merupakan struktur yang hanya memiliki satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layer secara berurut sesuai pada urutannya dan tidak diperbolehkan adanya percabangan.
Contoh :
Gambar 2.1 Navigasi Linier
2.8.2        Struktur Navigasi Hirarki
Struktur Navigasi Hirarki merupakan struktur navigasi yang memperbolehkan percabangan untuk menampilkan data atau gambar berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan menu utama disebut dengan master page atau tampilan utama. Menu utama ini memiliki percabangan yang disebut pendukung dapat disebut juga dengan slave page.
Contoh :
Gambar 2.2 Navigagi Hirarki
2.8.3        Struktur Navigasi Non Linier
Struktur navigasi non linier merupakan pengambangan dari struktur navigasi linier. Pada struktr navigasi ini dimungkinkan adanya percabangan, namun percabangan yang dibuat pada struktur navigasi non linier berbeda dengan percabangan yang dibuat pada struktur navigasi hirarki, dikarenakan tiap-tiap tampilannya mempunyai kedudukan sama yaitu tidak ada menu utama dan halaman pendukung.
Contoh :
Gambar 2.3 Navigasi Non Linier
2.8.4        Struktur Navigasi Campuran
Struktur navigasi Campuran merupakan campuran dari ketiga struktur sebelumnya. Struktur navigasi ini disebut juga struktur navigasi komposit atau bebas. Navigasi campuran ini banyak digunakan dalam pembuatan multimedia sebab tidak dapat memberikan keinteraksian yang lebih tinggi.
Contoh :
Gambar 2.4 Navigasi Campuran (Komposit)
BAB III
3.1       Pembahasan Masalah
Dalam mempelajari bahasa jawa kerap kali ditemukkan istilah-istilah yang membuat sedikit membingungkan. Kadang harus membuka-buka kamus yang jarang juga ditemui. Ditambah lagi istilah-istilah yang banyak akan mempersulit dalam melakukan pencarian.
Oleh karena itu dibutuhkan suatu aplikasi berbasis mobile yang mampu memberikan alternatif baru dalam melakukan pencarian istilah jawa. Sekaligus memberikan kecepatan dan ketepatan data yang dicari.
3.2       Flowchart
Dalam pembuatan suatu program hendaknya dibuat flowchar, ini bertujuan untuk memberikan gambaran dari susunan program yang dibuat. Selain itu agar memberikan kemudahan dalam penyusunana program-program dan cara pemakaian program tersebut.
Berikut floechart dari kamus indonesia jawa :
Gambar 3.2 Flowchart Program
3.3       Rancangan Tampilan Input Output
Untuk membuat aplikasi ini menjadi lebih menarik dan mudah untuk digunakan penulis mendisain tampilan tidak terlalu rumit sehingga memudahkan aplikasi ini digunakan. Adapun rancagna ini yaitu Halaman Utama sekaligus sebagai halaman pencarian.
3.3.1    Rancangan Tampilan Utama

Gamabar 3.1 Tampilan Utama
Keterangan Gambar :
1.      TextView1                  : menampilkan judul aplikasi.
2.      EditText1                    : untuk memasukkan kata yang hendak dicari artinya.
3.      Btn1(Button)              : tombol untuk melakukan translate.
4.      TextView2                  : menampilkan judul arti.
5.      TextView3                  : menampilkan arti yang dicari.
Form utama ini adalah form yang akan digunakan user dalam melakukan pencarian terjemahan. Pada form ini user akan memasukkan kata yang mau diketahuia artinya, kemudian menampilkan artinya pada halaman ini juga.
3.4       Pembuatan Aplikasi
Pada pemrograman Eclipse Helios 3.6.2 sebelum kita membuat aplikasi, kita akan terlebih dahulu merancang bentuk tampilan dari aplikasi yang akan kita buat, untuk itu Eclipse Helios 3.6.2 telah menyediakan form yang dgunakan sebagai tampilan dari aplikasi yang kita akan buat. Form pada dasarnya sebagai tempat peletakan dari program yang kita buat. Selain itu form juga dapat mempermudah dalam pembuatan aplikasi dan dalam penerapan aplikasi program tersebut agar lebih mudah untuk digunakan oleh para pengguannya (user friendly).
3.4.1      Form Menu Utama
Form menu utama (main) adalah form yang akan menampilkanhalaman utama dari aplikasi sekaligus sebagai halaman pencarian arti kata. Untuk membuat form menu utama (main), pilih FILE – New – Android Project, kemudian kita buat nama projectnya tentukan build target yang akan dibuat lalu isi Application Name, Package Name, dan Create Activity. Setelah melakukan pengaturan, secara otomatis Eclipse Helios akan memasukkan project yang kita buat ke workspace yang sudah ada dan membuat sebuah form pada lingkungan IDE-nya. Pada form yang telah ada kita akan tempatkan button untuk menartikan kata yang dimasukkan.
Berikut adalah cara untuk membuat form menu utama :
a.       Hal Pertama yang akan dibuat adalah layout untuk halaman awal ini dengan menggunakan perintah-perintah pada XML. Layout halaman awal berada pada file main.xml. Penulian statement ini berisi tentang widget yang dibutuhkan, yaitu :
-          LinearLayout digunakan untuk mengatur tinggi, lebar ukuran layout, dan gambar dari Backgroud. Berikut potongan dari pengkodeannya :
-          TextView diguakan untuk membuat label, ukuran, warna, serta posisi dari text. Berikut potongan pengkodeannya :
-          RelativeLayout digunakan untuk mengatur ukuran besar, kecil, dan posisi tampilan yang bisa di pindahkan. Berikut potongan pengkodeannya :
-          Button digunakan untuk tombol penerjemah untuk mendapatkan arti kata. Berikut potongan pengkodeannya :
-          TextView2 & 3 digunakan untuk membuat label, warana huruf, jenis huruf, dan ukuruan huruf dari arti yang dihasilkan. Berikut potongan pengkodeannya :
b.      Setelah membuat antarmuka, selanjutnya membuat program dengan menggunakan class yang berbentuk fileJava. Class yang digunakan adalah class KamusBahasaActivity. Berikut potongan pengkodeannya :
Berikut adalah tampilan halaman utama sekaligus sebagai halaman pencarian :
3.5       Pengkodean Android Manifest
Pada pembuatan aplikasi android terdapat file yang dinamakan AndroidManifest. File ini sangat diperlukan oleh setiap aplikasi Android, berguna untuk mendeskripsikan nilai global paket aplikasi yang dibuat. Nilai-nilai itu termasuk komponen yang ada pada aplikasi seperti: activity, service, dan lain sebagainya. Pada awalnya android manifest sudah berisi kode xml ketika dibuatnya folder aplikasi yang akan dibuat. Berikut potongan pengkodeannya :
3.6       Spesifikasi
Dalam pembuatan suatu aplikasi kamus istilah kedokteran ini, penulis menggunakan alat bantu berupa Hardware dan software yang mendukung kelancaran pembuatan aplikasi ini. Dengan beberapa kriteria yang akan dirincikan pada sub bab berikut.
3.6.1    Spesifikasi Hardware
Disini penulis menggunakan Laptop ACER Aspire 4810T dengan spesifikasi sebagai berikut :
·         Processor        :P rocessor Intel Core 2 Solo CPU U3500 1,40 Ghz
·         Memori           : RAM 4096 Mb
·         Monitor           : Generic PnP Monitor
·         Harddisk         : 320 Gb
·         VGA               : VGA Mobile Intel 4 Series Express Chipset Family 300 Mb
3.6.2    Spesifikasi Software
Dengan menggunakan beberapa software pendukung diantaranya sebagai berikut :
Sistem Operasi            : Windows 7 Ultimate
Software                     :
·         Eclipse Helios 3.6.2
·         SQLite Expert Personal 3
·         JDK (Java Development Kit)
·         ADT (Android Development tools)
·         Android SDK Manager

 

 BAB IV
4.1       Kesimpulan
Penulisan ini berisis pembuatan aplikasi kamus indonesia jawa, untuk mahasiswa yang mengambil jurusan yang behubungan khusunya dan masyarakat luas umumnya yang menggunakan ponsel berbasis Android. Dengan menggunakan beberapa software pembantu yang digunakan untuk membuat aplikasi ini Seperti Android SDK dan Eclipse Helios sebagai IDE (Integrated Developmnet Environtment).
Aplikasi ini adalah aplikasi untuk pencarian arti dari bahasa indonesia untuk diterjemahkan kedalam bahasa jawa. Aplikasi ini merupakan aplikasi offline yang tidak perlu harus terkoneksi pada jaringan internet.
4.2       Saran
Pembuatan aplikasi kamus indonesia jawa ini sangatlah sederhana. Pada aplikasi ini fasilitas yang disediakan hanyalah sebatas pencarian arti dari bahasa indonesia yang dicari. Karena aplikasi ini ditujukan hanya untuk bahasa indonesia jawa, maka penulis menyarankan agar user bisa mencari referensi lain untuk menambah kebenaran data.
DAFTAR PUSTAKA
[1]          Agus Haryanto. Categories Androidhttp://agusharyanto.net/wordpress. 5 Juli 2011.
[2]  Andi Sunyoto. Apa itu XML (eXtensible Markup Language) ?Part  #1.http://www.andisun.com/artikel/apa-itu-xml-extensible-markup-language-part-1. 23 Juli 2009.

[3]        URL:http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa
[4]        URL: http://id.wikipedia.org/wiki/Kamus
[6]        URL: http://id.wikipedia.org/wiki/Java

Kelompok :

Satrio Wisnu w
Rangga Dwi D
Ridwan Mardani
Zaenudin Ismail
Ben Madja A

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Komputer telah berperan di masyarakat. Komputer sebenarnya tidak berbeda dengan produk tekhnologi lainnya seperti kereta api, pesawat terbang, mobil televisi dan lain sebagainya. Hal ini berlaku di negara maju maupun di negara yang sedang berkembang. Hal yang membedakan komputer dengan produk lainnya adalah kemampuannya untuk dapat diprogram guna melaksanakan berbagai macam tugas dengan kecepatan dan ketelitian yang akurat.

Penggunaan komputer di bidang perbankan , transportasi, pendidikan, komunikasi dan teknologi informasi berkembang pesat. Pada dunia perbankan sangat penting untuk  kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidentil dan menyediakan informasi dengan cepat dan tepat. Pada dunia pendidikan termasuk di Indonesia, komputer sudah diperkenalkan dan digunakan pada sekolah-sekolah dari pendidikan dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Penggunaan komputer di bidang transportasi, misalnya komputer yang digunakan untuk mengatur lampu lalu lintas dan dalam bidang komunikasi dan teknologi infomasi, komputer bisa melakukan data teks, gambar, video, suara, bahkan komunikasi audiovisual secara langsung dengan menggunakan internet.

1.2 Batasan Masalah

Makalah ini fokus pada penyebaran informasi atau berita mengenai prediksi masa depan penggunaan komputer dan dampaknya terhadap tenaga kerja.

1.3 Tujuan

Penulisan Makalah ini bertujuan untuk memprediksikan penggunaan computer dalam empat bidang kegiatan dan bagaimana dampaknya terhadap tenaga kerja dalam 4 bidang kegiatan tersebut.

 

II. ISI

2.1 Pemanfaatan Komputer di Bidang Perbankan

Dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindah bukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening. Di kota-kota besar, kita dapat memastikan kebanyakan orang telah mempunyai rekening di bank. Rekening yang bisa berupa tabungan, rekening koran, giro, ataupun deposito. Tapi melakukan transaksi di kantor bank terkadang memakan waktu cukup lama terutama harus antri menunggu giliran. Tidak jarang karena kesal dan tidak sabar menunggu dilayani sehingga memanfaatkan cara lain yaitu seperti menggunakan ATM (anjungan tunai mandiri) bank yang tersebar di beberapa tempat. Namun terkadang seseorang bisa bertambah kesal karena di depan ATM ternyata terdapat barisan orang yang mengantri pula.

Memanfaatkan internet sebagai salah satu jalur transaksi perbankan yang lebih mudah diakses dimanapun seperti di rumah atau kantor dan juga kapanpun selama 24 jam satu minggu penuh. Internet banking yang juga dikenal dengan istilah online banking ini menurut situs wikipedia adalah melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan.

Bagi sebagian orang, internet banking sangat membantu karena bisa melakukan transaksi perbankan di luar jam kerja bank yang sering pendek. Hanya membutuhkan koneksi internet dan web browser seperti Internet Explorer. Sama sekali tidak memerlukan perangkat lunak atau perangkat keras secara khusus. Jumlah konsumen perbankan yang memilih internet banking sebagai cara yang paling disukai untuk menangani keuangannya dewasa ini berkembang dengan sangat cepat. Hal ini disebabkan mereka menyukai berbagai kemudahan dan fitur yang tersedia dalam internet banking.

Internet banking biasanya menyediakan fitur pembayaran berbagai rekening baik listrik, telepon, kartu kredit dan sebagainya secara online. Selain itu, setiap saat para konsumen bisa memeriksa dan mengunduh daftar transaksi keuangan mereka atau jumlah simpanan secara online. Di Indonesia, internet banking telah diperkenalkan pada konsumen perbankan sejak beberapa tahun lalu. Beberapa bank besar baik BUMN atau swasta Indonesia yang menyediakan layanan tersebut antara lain BCA, Bank Mandiri, Lippo Bank, Permata Bank dan sebagainya.

Mungkin ada orang yang ragu menggunakan internet banking lantaran cemas pada sistem keamanan internet yang sering dibobol oleh hacker atau cracker. Terutama sistem keamanan dengan otorisasi password yang sudah cukup aman bagi kebanyakan situs belanja online ternyata belum dianggap aman bagi internet banking di beberapa negara. Beberapa bank melengkapi sistem keamanan internet banking dengan sistem tambahan seperti enkripsi dan penggunaan password ganda yang salah satunya selalu berubah-rubah setiap melakukan transaksi perbankan online.

Sistem password ganda itulah yang diadopsi beberapa bank di Indonesia untuk melindungi konsumen internet banking-nya seperti sistem KeyBCA yang digunakan BCA. Pelanggan bank tersebut setiap ingin melakukan transaksi perbankan lewat internet banking tidak hanya harus menggunakan PIN (personal identification number) sebagai password, namun juga harus menggunakan KeyBCA, semacam kalkulator elektronik untuk mengeluarkan password yang selalu berbeda untuk mengotorisasi transaksi tersebut.

Ada beberapa strategi lainnya untuk melindungi internet banking seperti menggunakan pembaca kartu chip bank konsumen yang bisa mengeluarkan password yang hanya bisa dikenali kartu tersebut. Cara lain yaitu sertifikat digital yang dapat mengotorisasi transaksi perbankan online dengan menghubungkannya pada peralatan fisik milik konsumen seperti komputer atau ponsel. Memang sistem keamanan internet banking tidak pernah 100% aman, namun penelitian menunjukkan perbankan konvensional justru lebih rentan pada penipuan keuangan daripada internet banking.

 

 

 

2.2 Pemanfaatan Komputer di Bidang Transportasi

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

Komputer, barang yang pasti kita dengar atau lihat setiap hari. Dikarenakan kemampuannya yang sangat banyak, maka kegunaan komputer yang bisa kita pakai untk kehidupan menjadi sangat penting untuk kehidupan. Saat ini, saya ingin merangkum beberapa kegunaan serta manfaat yang bisa kita dapatkand ari barang yang satu ini. Mudah-mudahan kita bisa mengambil yang baiknya serta tidak menyalahgunakannya.

 

Pertama, kegunaan komputer yang sangat membantu kita adalah kemampuannya untuk memecahkan berbagai masalah dalam waktu yang sangat cepat, seperti perhitungan matematika dan kita juga bisa membuat dokumen dengan sangat cepat menggunakan perangkat yang satu ini. Semua pekerjaan menjadi sangat mudah dan sangat cocok untuk digunakan dalam kantor. Semua pekerjaan yang akan sangat lama bila dikerjakan dengan tangan akan bisa lebih cepat dengan alat ini.

Kegunaan dari komputer yang kedua adalah untuk hiburan. Disaat kita sedang stress dengan pekerjaan, manfaat computer yang satu ini bisa kita gunakan untuk menghibur diri. Ada banyak sekali yang bisa anda mainkan, mulai dari permainan kartu hingga bermain bola seperti PES 2011. Dengan berbagai macam permainan, mulasi dari yang gratisan maupun yang berbayar, anda bisa menghibur diri hingga anda merasa lebih baik dan tidaka penat laig untuk melanjutkan pekerjaan.

 

Seperti di Bidang Transportasi, Komputer digunakan untuk mengatur lampu lalu lintas. Di Negara maju kereta dipasang alat navigasi modern untuk menggantikan masinis melalui penggunaan satelit dan sistem komputer. Jalan raya juga dipasang dengan berbagai jenis sensor yang akan memberikan pesan kepada komputer pusat untuk memudahkan pengendalian jalan raya tertentu.

Dengan komputer semua jalur penerbangan di Bandara bisa di program dengan komputer. Untuk menerbangkan sendiri pesawat membutuhkan dan delangkapi komputer. Bahkan diketinggian tertentu pesawat dapat di terbangkan dengan otomatis dengan pilot otomatis yang sudah diprogram oleh komputer. Demikian juga penjualan tiket di Terminal , Bandara, Stasiun dapat dilayani dengan cepat dengan menggunakan komputer.

 

Dengan komputer semua jadwal dan jalur penerbangan yang transit dibandara bisa di program dan dijadwalkan dengan komputer. Untuk menerbangkan sendiri pesawat dilengkapi dengan peralatan komputer. Bahkan setelah mencapai ketinggian tertentu pesawat bisa di terbangkan otomatis dengan pilot otomatis yang sudah diprogram di dalam kmputer.

Dengan komputer, narigasi kapal laut bisa ditentukan koordinat dan arah gerak kapal. Demikian juga penjualan tiket di Bandara , Stasiun , Dan Terminal Bus di layani dengan cepat menggunakan komputer.

 

Komputer tidak hanya digunakan dalam bidang transportasi saja tetapi masih banyak bidang lain yang menggunakan komputer untuk mempermudah pekerjaan tersebut. Dengan kata lain komputer bisa digunakan dalam bidang apa saja.

2.3 Pemanfaatan Komputer di Bidang Pendidikan

            Penggunaan komputer didala bidang pendidikan itu banyak sekali,dan beberapa diantaranya adalah :
1. Sebagai alat presentasi – dengan bantuan sebuah proyektor kini komputer jinjing dapat digunakan sebagai alat untuk mempresentasikan sebuah ide ataupun gagasan, biasanya banyak digunakan dalam rapat pembangunan dan juga mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian mereka.

2. Sebagai pengganti mesin ketik – Sekitar tahun delapan puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan mesin ketik masih menjadi andalan dalam menulis laporan ataupun menulis buku , namun disekitar akhir tahun sembilan puluhan kini posisinya digantikan dengan komputer yang dikenal lebih simple dan lebih efektif.

3. Sebagai alat hitung – Di dalam komputer tentunya akan sangat mudah dalam menghitung angka angka , banyak sekali angkuntan yang menggunakan ms . excel dalam menghitung baik jumlah , rata rata dan juga pembagian.

4. Sebagai media komunikasi dengan masyarakat luas – tahukah anda bahwa internet adalah satuan dari kumpulan seluruh komputer di dunia yang saling terhubung antara satu dengan yang lain, banyak yang digunakan sebagai server , dan sat ini server terbaik masih di pegang oleh pihak google yang juga website nomor satu di dunia dengan fasilitas mesin pencarinya, setelah media yang bermanfaat terupload di server baik itu dalam bentuk pdf ,html dan juga doc . dapat dia akses oleh semua orang di dunia selama server tetap menyala tentunya , saat server mengalami down ataupun maintenance maka semua halaman yang kita upload tidak dapat di unduh ataupun di baca.

 

2.4 Pemanfaatan Komputer di Bidang Komunikasi

            Interkoneksi komputer dengan jaringan telekomunikasi membuka peluang untuk distribusi pengolahan data, distribusi pekerjaan dan jaringan informasi yang ampuh baik untuk dunia usaha maupun pemerintahan.

 

2.5 Pemanfaatan Komputer di Bidang Komunikasi

            Pengguna internet bisa mencari informasi apa saja yang dibutuhkan misalnya ; informasi berita, sekolah, buku dan perpustakaan, belanja atau pembayaran on-line, chatting, memutar radio, video, musik, bermain games,saling menukar informasi dan data (mail), konsultasi dan Tanya jawab, pooling, periklanan, pesan kamar hotel, tiket pesawat, dan sebagainya.

 

Pernyataan Tentang Penggunaan Komputer Pada Masyarakat Indonesia

Perkembangan Teknologi Informasi adalah sesuatu yang menggembirakan. Namun perkembangan rupanya tidak lepas dari cacat yang melekat pada manusia, dan pada segala sesuatu yang keluar dari buah tangannya, terutama dalam soal pendidikan di perguruan tinggi. Cacat tersebut membuat saya tertarik untuk merefleksikan dampak multidimensional dari penggunaan TI yang canggih di dalam proses pembelajaran. Pertanyaan yang akan coba dijawab di dalam tulisan singkat ini adalah, bagaimana bentuk teknologi informasi, dalam hal ini TI, yang baik, yang mampu membebaskan manusia dari belenggu kebodohan dan kemiskinan, serta sungguh efektif memberdayakan bangsa di dalam proses pendidikan.

 

Dampak positif dan negatif perkembangan teknologi informasi

            Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi informasi pun ikut berkembang dengan pesatnya. Dengan perkembangannya tersebut, berbagai macam kegiatan atau pekerjaan manusia pun sudah dapat digantikan dengan mesin-mesin otomotis. Pada awalnya manusia harus mengeluarkan kemampuan fisiknya yang cukup besar untuk melakukan kegiatan atau pekerjaannya tersebut, tetapi sekarang sudah tidak lagi. Perkembangan teknologi informasi sudah sangat diakui memberikan manffat yang besar bagi kehidupan manusia.

Perkembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahn yang ada, bahkan banyak orang memuja teknologi informasi sebagai media yang akan membebaskan mereka dari segala permasalahan yang muncul di dunia ini. Teknologi informasi diyakini akan member umat manusia kesenangan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Sumbangan teknologi informasi terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri lagi, namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa teknologi informasi mendatangkan banyak masalah dan berbagai bentuk penyimpangan-penyimpangan bagi manusia. Kalaupun teknologi informasi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti teknologi informasi sama dengan kebenaran. Sebab teknologi informasi hanya mampu menampilkan kenyataan. Tentu saja teknologi informasi tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu teknologi informasi tidak pernah bisa menjadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.

Dampak positif dan dampak negative dari perkembangan teknologi dilihat dari berbagai bidang:

1. Bidang Informasi dan komunikasi

Dalam bidang ini telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positifnya antara lain:

*  Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan  terbaru dibumi bagian manapun melalui internet.

*  Kita dapat berkomukasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone.

*  Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan-kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal negative, antara lain:

*  Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris

*  Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan pihak tertentu untuk tujuan tertentu.

*  Kerahasian alat tes semakin terancam melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.

*  Kecemasan teknologi, selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi computer. Kerusakan computer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam computer inilah beberapa contoh stress yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.

 

2. Bidang Ekonomi dan Industri

Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya, antara lain:

*  Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi

*  Terjadinya industrialisasi

*  Produktifitas dunia industry semakin meningkat

Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industry baik dari aspek teknologi industry maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktifitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industry akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.

3. Bidang Sosial dan Budaya

Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat:

*  Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun bisnis.

*  Meningkatnya rasa percaya diri kemajuan ekonomi di Negara-negara asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebgai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa asia.

*  Tekanan, kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negative pada aspek budaya.

Kemerosotan moral dikalangan warga masyarakat,khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.

Pola interaksi antar manusia yang berubah kehadiran computer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Computer yang disambungkan dengan telepon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet dan e-mail telah membuat orang asing dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet telah memberi peluang kepada banyak oaring yang tidak memiliki computer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan computer. Melalui program internet relay chatting anak-anak bisa asik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.

 

 

 

4. Bidang Pendidikan

Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:

*  Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.

*  Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.

*  System pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.

Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain. Disamping itu juga muncul dampak negative dalam proses pendidikan antara lain:

*  Kerahasiaan alat tes semakin terancam program tes intelegensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini adalah tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.

*  Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindakan criminal. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contohnya dengan ilmu computer yang tinggi maka orang akan berusaha menerobos system

Prediksi Masa Depan Penggunaan Komputer Dan Dampaknya Terhadap Tenaga Kerja

Seperti dikutip dari BBC, seorang ilmuwan dari Institute for Computing in the Humanities, University of Illinois, Amerika Serikat (AS), Kalev Leetaru, mengemukakan bahwa sebuah komputer super yang dibekali dengan berjuta-juta informasi mampu memprediksi kejadian-kejadian besar di masa mendatang.

Komputer itu mampu mengenali gejala-gejala awal yang bermuara pada revolusi di Libya dan Mesir baru-baru ini. Selain itu, komputer maha canggih itu tak kesulitan menangkap tanda-tanda keberadaan almarhum Osama bin Laden, buronan teroris nomor satu AS.

KESIMPULAN

Perkembangan teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi informasi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi informasi akan terus berkembang karena manusia tidak pernah merasa puas akan apa yang sudah ada sekarang . Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi masyarakat sudah dapat menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam perkembangan teknologi informasi. Namun manusia tidak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi informasi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia.

Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan teknologi informasi tersebut, pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan perundang-undangan atau melalui suatu konvensi internasional yang membahas tentang etika yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi informasi.

Sumber :

http://tyas92.blogspot.com/2010/09/efek-komputer-terhadap-tenaga-kerja_19.html

http://www.membuatblog.web.id/2010/10/manfaat-komputer.html

http://nitaarsianty.wordpress.com/2012/04/01/tugas-makalah-bahasa-indonesia-ii/

http://arum05.wordpress.com/2011/03/17/dampak-positif-dan-negatif-dalam-perkembangan-teknologi-informasi/

 

KOMPAS.com - Kehadiran sistem operasi Android menjanjikan ponsel pintar dengan pilihan spesifikasi, merek, dan harga yang beragam.

Fungsinya tak lagi sebatas melakukan telepon atau berbalas pesan. Lebih dari itu, Android juga digunakan untuk berinternet, main game, bahkan nonton video.

 

Ya, Android memang menawarkan banyak hiburan. Namun tak semua perangkat Android, termasuk yang dibanderol dengan harga murah, dapat menjalankan fungsi hiburan dengan lancar lantaran keterbatasan hardware yang disematkan.

 

Ada uang ada rupa, begitu istilah mudahnya. Faktor apa saja yang menyebabkan smartphone Android murah penuh keterbatasan? Berikut alasannya.

 

1. Layar berkualitas rendah

Layar menjadi hal penting dalam smartphone Android, baik untuk navigasi ataupun memberi kenyamanan pada mata. Karena, tidak menutup kemungkinan smartphone Android digunakan untuk membaca.

 

Smartphone dengan resolusi HVGA, di bawah 480 x 320 piksel, tidak mendukung secara optimal pengolahan gambar aplikasi-aplikasi hiburan. Ketika memainkan game dengan grafis tinggi, Anda tidak akan menemukan sensasi game tersebut.

 

2. Prosesor dan RAM dengan clock speed rendah

Tahun 2011 menjadi tahunnya smartphone dengan prosesor dual core. Dan tahun 2012 ini, para vendor telah bersiap membekali produk mereka dengan prosesor quad core.

 

Konsekuensinya, kinerja pemrosesan dari smartphone Android juga meningkat. Para developer pun merancang aplikasinya untuk perangkat berprosesor dual atau quad core.

Sehingga, smartphone Android dengan prosesor single core tidak cukup baik menjalankan aplikasi-aplikasi populer saat ini.

 

Selain itu, ukuran RAM yang kecil akan menghambat kinerja ketika Anda harus membuka banyak aplikasi di saat bersamaan atau multitasking. Untuk dapat menjalankan aplikasi-aplikasi hiburan, RAM 1GB menjadi ukuran yang dirasa ideal sekarang ini.

 

3. Rendahnya kualitas materi yang digunakan

Yang diharapkan dari Android tentu tak hanya sekadar fungsinya, namun juga ketahanannya, karena Anda akan menggunakannya untuk beberapa tahun. Menjatuhkan smartphone tentu pernah dialami semua orang atau bahkan terendam air selama beberapa saat.

 

Smartphone yang dibuat dari bahan-bahan murah tentu lebih rentan rusak. Sementara layar pada smartphone yang mengincar segmen high-end, kebanyakan telah dilapisi Gorilla Glass agar terhindar dari pecah dan gores.

 

4. Tidak dapat update OS Android terbaru

Samsung memang rajin memberikan update Android versi terbaru ke ponsel-ponsel buatannya. Misalnya, Android 4.0 untuk beberapa smartphone Galaxy. Namun, sayangnya tidak untuk produk-produk low-end.

Contohnya, Samsung tidak memberikan update Android Ice Cream Sandwich untuk Galaxy Ace, smartphone yang terbilang terjangkau dari Samsung.

 

Hal yang sama juga dilakukan vendor smartphone Android lainnya. Mereka hanya memberi update kepada smartphone unggulan, atau mungkin karena alasan hardware yang kurang mumpuni untuk mendukung Ice Cream Sandwich.

 

Inilah konsekuensi ketika memilih smartphone Android dengan harga murah.

Android memang memberi pilihan, namun Android juga menjanjikan banyak hal yang kurang “menyenangkan” seperti yang telah dibahas di atas.

Ada baiknya Anda mempersiapkan segala kemungkinan itu, karena ekosistem Android berkembang sangat cepat.

 

Aditya Panji | Reza Wahyudi | Kamis, 22 Maret 2012

 

 

Komentar :

Saya rasa artikel diatas cukup menarik utuk dibaca,memberikan pembaca banyak pengetahuan agar berhati-hati dalam membeli sesuatu barang,dalam hal ini telepon genggam. Mudah difahami oleh pembaca artikel tersebut dan bahasan yang dibahaspun to the point atau langsung kepada inti pembahasan

Opini :

Artikel tersebut sudah cukup baik dari cara penulisan maupun sususan paragrafnya,namun ada beberapa istilah-istilah dalam dunia teknologi yang tidak diberikan arti, dan itu akan sedikit menyulitkan pembaca dalam memahami isi artiakel tersebut.

Perbaikan kecil :

Istilah high end mungkin seharusnya diberikan arti agar pembaca lebih mengerti (high end adalah pengkategorian barang berdasarkan harga barang tersebut,high end adalah barang dengan harga yang mahal)

Low end,kebalikan dari high end

Clock speed :

Clock Speed merupakan frekuensi clock processor dalam waktu satu detik. Semakin tinggi clock speed artinya performa processor semakin tinggi dalam mengolah data.

Gorilla glass :

Jenis layar ponsel yang tahan gores

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080407202028AA4Sg4V

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Clock_Speed

http://www.teknokers.com/2011/04/gorilla-glass-jenis-layar-ponsel-paling.html

http://tekno.kompas.com/read/2012/03/22/06452356/4.Alasan.Hindari.Ponsel.Android.Murah

Kantor Camat Buntupane di Desa Sei SilauTimur, Kabupaten Asahan Sumatera Utara, Selasa (13/12) pagi, tampak meriah. Baliho dan spanduk bergambar Mentri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring di beberapa lokasi menandai peresmian desa tersebut sebagai desa informasi.

Desa Informasi digagas  Kemenkominfo sejak 2010 untuk mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana informasi. Desa ini dirancang memiliki layanan telepon, internet, radio komunitas, dan televisi berlangganan. Informasi bari berbagai sumber itu diolah oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan kelompok pertunjukan rakyat.

Fungsi KIM sama seperti Kelompok Pendengar, Pembaca dan Pirsawan (Kelompencapir) di era Orde Baru. Bedanya, jika dulu media bacanya hanya dari media cetak, kini aksesnya juga melalui internet.

“Kami ingin mengakses informasi tentang perkebunan sawit melalui internet, “  kata Ketua KIM Sei Silau Timur Paino. “Masalahnya banyak diantara petani belum tau cara menggunakan internet.” Katanya.

Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II KIM Sei Silau Timur, Indra Mahyudi dan Mulyadong Sitorus, mengaku belum memiliki rencana kerja untuk memanfaatkan fasilitas secara optimal.

“Kami baru dibentuk semalam. KIM ini baru akan aktif berkegiatan tahun depan, “ujar Mulyadong.

Pada peresmian desa informasi serahkan sebuah mobil Pusat layanan internet kecamatan (MPLIK). Dengan ini, Asahan memiliki empat MPLIK. Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang mengatakan, MPLIK yang ada selama ini beroperasi setiap hari Kamis saat digelar pertemuan antara pejabat  pemerintah dan masyarakat dikantor kecamatan secara bergiliran.

Direktur Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Syukri Btubara mengatakan, semua jenis informasi mulai dari yang buruk hingga baik, bisa diakses melalui internet. Karena itu, penggunaan internet perlu bijak.

Namun harapan itu masih sulit diwujudkan.  “situs yang paling banyak diakses pengunjung MPLIK adala Facebook,” kata seorang petugas pengelola MPLIK.

MPLIK yang disediakan pada acara itu leih banyak dimanfaatkan para pegawai negeri yang terlibat dalam penyelenggaraan acara. Meski ada yang membuka situs berita, Facebook tetap menjadi pilihan utama.

Penggunaan Facebook sebenarnya bisa menjadi produktif. Anggota KIM dapat bertukar informasi dengan anggota KIM daerah lain. Sayangnya pengguna jejaring sosial ini lebih banyak memanfaatkan sebagai media unjuk diri. (MZW)

artikel ini dikutip dari KOMPAS edisi Desember 2011,hanya digunakan untuk keperluan menyelesaikan tugas kuliah

 

Manusia sebagai makhluk sosial sangat memerlukan informasi untuk mempermudah kehidupan di era Globalisasi seperti saat ini,akan lebih mudah rasanya melakukan sesuatu jika kita telah terlebih dahul memiliki informasi tentang apa yang akan kita lakukuan

 

Penulisan artikel tersebut sudah baik,seperti sebagaimana mestinya artikel pada surat kabar ternama,apalagi artikel ini dikutip dari surat kabar ternama di indonesia,pasti segala sesuatu termasuk penulisan nya sudah sangat diperhatikan sebelum surat kabar tersebut diterbitkan

 

Kalau bisa artikel ditulis secara berkesinambungan, yang dimaksudkan berkesinambungan disini adalah. Karena artikel ini saya kutip dari surat kabar ternama di Indonesia edisi desember 2011, maka alangkah baiknya bila diberitakan pula bagaimana keberlangsungan program tersebut saat ini,apakah sudah mengalami kemajuan daripada saat pengambilan berita terebut,apakah kendala-kendala yang disebutkan pada artikel diatas sudah dapat diatasi.

Kalimat dan peristilahan yang digunakan sudah cukup baik menurut saya,ini juga tidak lepas dari keterbatasan dan kekurangan saya dalam memahami artikel atu tulisan-tulisan,karna sampai saat ini masih dalam proses pembelajaran,jadi sekiranya harap dimaklumi kalau masih banyak kekurangandalam segi apapun.

BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN

Karya tulis ini dikerjakan dalam rangka pembelajaran
Bahasa dan Sastra Indonesia

SMA KANISIUS
JAKARTA
2008

HALAMAN PENGESAHAN

Karya tulis “Boraks dan Formalin pada Makanan”

Telah disahkan pada
hari :
tanggal :

Pembimbing

KATA PENGANTAR

Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan sykur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberkati kami sehingga karya tulis ini dapat diselesaikan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini.
Kami mengakui bahwa kami adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan karya tulis ini yang telah kami selesaikan. Tidak semua hal dapat kami deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini. Kami melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami miliki. Di mana kami juga memiliki keterbatasan kemampuan.
Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa kami memiliki keterbatasan dan juga kekurangan, kami bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Kami akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya tulis kami di masa datang. Sehingga semoga karya tulis berikutnya dan karya tulis lain dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih baik.
Dengan menyelesaikan karya tulis ini kami mengharapkan banyak manfaat yang dapat dipetik dan diambil dari karya ini. Semoga dengan adanya karya tulis ini dapat mengurangi bahkan menghilangkan penggunaan boraks dan formalin sebagai pengawet pada makanan. Dengan begitu maka kesehatan akan lebih terjamin dan tidak ada lagi muncul berbagai penyakit baru yang diakibatkan penggunaan bahan-bahan terlarang sebagai bahan baku makanan. Kami juga mengharapkan kinerja yang lebih baik dan tegas serta efektif dari pihak pengawas makanan yang merupakan bagian dari kepemerintahan, sehingga makanan yang dihasilkan dari Indonesia dapat lebih terjamin dan sehat.

Penulis
HALAMAN MOTTO

Motto yang kami pegang dalam penulisan karya ilmiah ini adalah :

“ORA ET LABORA”

HALAMAN PERSEMBAHAN

Karya ilmiah ini kami persembahkan untuk :

Seluruh pembaca dan masyarakat Indonesia yang menginginkan kemajuan bangsa dan kecerdasan bangsa.

DAFTAR ISI

Halaman Pengesahan………………………………………………………… 1
Kata Pengantar………………………………………………………………… 2
Halaman Motto…………………………………………………………………. 3
Halaman Persembahan………………………………………………………. 4
Daftar Isi…………………………………………………………………………… 5
Abstraksi………………………………………………………………………….. 6
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah………………………………………………….. 7
1.2 Pembatasan Masalah……………………………………….…………….. 7
1.3 Perumusan Masalah………………………………………………….…… 8
1.4 Tujuan Penulisan……………………………………………..……………. 8
1.5 Metode Penelitian………….………………………………………………. 9
1.6 Hipotesa…………………….…………………………………………………. 9
1.7 Manfaat…………….………………………………………………………….. 9
BAB II LANDASAN TEORI………………………………………………… 11
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian…………….……………………………………………… 14
3.2 Sumber Data…………………………………………………………… …. 14
3.3 Teknik Pengumpulan Data…………………………………………… 14
3.4 Teknik Analisis Data…………………………………………………… . 15
BAB IV PEMBAHASAN
4.1 Pengertian Boraks dan Formalin…………………………………… . 16
4.2 Dampak Penggunaan Boraks dan Formalin Pada Makanan… 16
4.3 Makanan yang Biasanya Mengandung Formalin atau Boraks 18
4.4 Peran pemerintah dalam memberantas boraks
dan formalin di Indonesia………………………………………………… 21
BAB V PENUTUP……………………………………………..…………………. 23
BAB VI DAFTAR PUSTAKA……………………… ………………………… 25

ABSTRAKSI

Karya tulis ini menjelaskan tentang bagaimana sekarang ini banyak kejadian penggunaan boraks dan formalin sebagai bahan pengawet makanan. Di mana kedua bahan tersebut sangat dilarang digunakan sebagai bahan baku makanan. Dan jika penggunaannya terus dilakukan dan dikonsumsi dapat menyebabkan berbagai penyakit terutama kanker dan bahkan kematian untuk tingkat yang lebih lanjut. Hal ini telah menjadi hal yang cukup serius dan menjadi suatu masalah yang berusaha diselesaikan dengan baik oleh berbagai pihak terutama pemerintah.
Sebagai pusat utama kelangsungan negara, pemerintah harus dapat dengan bijak memutuskan dan bertindak bagaimana penanganan kasus tersebut. Terutama kasus pada pembuatan bakso dengan bahan pengawet boraks dan berbagai makanan seperti ikan asin serta tahu yang diawetkan dengan menggunakan formalin. Berbagai solusi kami tuliskan di sini. Tetapi solusi tersebut tidaklah semuanya dapat dijalankan dengan hasil yang cepat dan ada kemungkinan banyak faktor yang menyebabkan penyelesaian masalah ini tidak dapat diselesaikan dengan baik. Karena masalah ini harus kembali lagi kepada masyarakatnya yang terlibat langsung.
BAB I
PENDAHULUAN

Pada bab I ini akan dijelaskan mengenai latar belakang masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penulisan, metode penelitian, hipotesa dan manfaat.

1.1 Latar Belakang Masalah

Sekarang ini banyak sekali bahan kimia dan berbagai campuran-campuran lain dibuat dan diciptakan untuk membuat pekerjaan manusia dalam membuat makanan lebih efektif dan efisien. Tetapi di samping untuk makanan dibuat juga bahan kimia untuk pembuatan kebutuhan lain. Di mana bahan kimia tersebut tidak boleh dipergunakan dalam pembuatan makanan dan dapat berakibat fatal.
Hal ini sangat penting dan juga memprihatinkan. Fenomena ini merupakan salah satu masalah dan kebobrokan bangsa yang harus diperbaiki. Janganlah sampai membiarkan hal ini terus berlarut dan akhirnya akibat menumpuk di masa depan. Oleh karena itu, kami berusaha merangkum sedemikian rupa dan mencoba membedah apa saja yang seharusnya dilakukan dan mengapa hal ini menjadi hal yang sangat penting.

1.2 Pembatasan Masalah

Boraks adalah bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet kayu, antiseptik kayu dan pengontrol kecoa. Sedangkan formalin adalah bahan kimia yang digunakan sebagai desinfektan, pembasmi serangga dan dalam industri tekstil serta kayu lapis.
Kedua bahan kimia tersebut memang berguna jika digunakan sesuai fungsinya, tetapi menjadi sangat berbahaya bila digunakan dalam pembuatan pangan. Di mana pangan itu merupakan segala sesuatu yang menjadi bahan makanan manusia. Dan akibat dari penggunaan bahan-bahan kimia tersebut bisa jadi sangatlah fatal, dari kanker hingga menyebabkan kematian.
Dalam karya tulis ini kami akan berusaha membahas pendeskripsian sedetail mungkin dari boraks dan formalin itu sendiri serta bagaimana kedua bahan kimia tersebut dapat digunakan sebagai salah satu bahan baku pembuatan pangan. Begitu pula dengan berbagai akibat dari penggunaan boraks dan formalin pada pangan tersebut serta bagaimana solusi yang harus dilakukan demi membasmi hal ini dan mencegah terjadi lagi.

1.3 Perumusan Masalah

1 Apa faktor yang mendorong pihak-pihak tertentu untuk menggunakan boraks atau formalin pada pangan yang diproduksinya?
2 Jenis pangan apa saja yang menjadi sasaran penggunaan boraks atau formalin pada proses pembuatannya?
3 Bagaimana mengetahui suatu pangan dibuat dengan bahan pengawet dari boraks atau formalin?
4 Apa akibat dari penggunaan boraks atau formalin pada produk pangan?
5 Bagaimana penanganan penggunaan boraks dan formalin pada produk pangan ini supaya dapat dibasmi secara tuntas?

1.4 Tujuan Penulisan

Mengetahui pengertian boraks dan formalin.
Mengetahui jenis-jenis pangan yang menjadi sasaran penggunaan boraks dan formalin pada proses pembuatannya.
Mengetahui dampak negatif dari penggunaan boraks dan formalin pada produk pangan.
Mengetahui peranan pemerintah dalam memberantas penggunaan formalin dan boraks pada makanan.
1.5 Metode Penulisan

Pada penulisan karya tulis ini kami menggunakan satu metode, yaitu dengan angket. Di mana angket akan kami sebarkan dengan jumlah 40 lembar. Di mana angket itu berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai boraks dan formalin pada makanan mengacu pada tujuan yang telah ada.

1.6 Hipotesa

1 Boraks dan formalin merupakan bahan pengawet yang umumnya digunakan untuk industri tekstil, kayu, dsb. Dapat juga digunakan sebagai pembasmi serangga dan hal-hal lain yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan makanan.
2 Jenis pangan yang menjadi sasaran penggunaan boraks atau formalin pada proses pembuatannya adalah tahu, tempe, bakso dan ikan asin.
3 Akibat dari penggunaan boraks atau formalin pada produk pangan adalah berbagai gangguan pada saluran pencernaan, hati, saraf, otak, serta pada organ-organ yang berselaput yang terkena secara langsung. Dan bila terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan kanker bahkan kematian.
4 Sebenarnya pemerintah telah berperan dalam pemberantasan penggunaan boraks dan formalin pada produk makanan. Tetapi tindakan-tindakan yang dilakukan pemerintah kurang tegas dan tidak tepat mengenai sasaran. Sehingga hingga sekarang kita masih sering melihat orang-orang yang keracunan atau terkena penyakit lainnya, disebabkan memakan makanan yang mengandung boraks atau formalin.

1.7 Manfaat

Dapat mengetahui cirri-ciri makanan dengan bahan baku boraks atau formalin sebagai pengawet sehingga dapat menghindarinya.
Dapat menghindari secara langsung penggunaan boraks dan formalik pada produk pangan.
Dapat menambah wawasan dengan mengetahui dampak yang diakibatkan dari penggunaan boraks dan formalin pada produk pangan.
Dapat membantu pencegahan dan pemberantasan penggunaan boraks dan formalin dengan berbagai solusi yang telah dipikirkan.
BAB II
LANDASAN TEORI

Boraks merupakan garam natrium yang banyak digunakan di berbagai industri nonpangan, khususnya industri kertas, gelas, pengawet kayu, dan keramik. Boraks biasa berupa serbuk kristal putih, tidak berbau, mudah larut dalam air, tetapi boraks tidak dapat larut dalam alkohol. Boraks biasa digunakan sebagai pengawet dan antiseptic kayu. Daya pengawet yang kuat dari boraks berasal dari kandungan asam borat didalamnya.
Asam borat sering digunakan dalam dunia pengobatan dan kosmetika. Misalnya, larutan asam borat dalam air digunakan sebagai obat cuci mata dan dikenal sebagai boorwater. Asam borat juga digunakan sebagai obat kumur, semprot hidung, dan salep luka kecil. Namun, bahan ini tidak boleh diminum atau digunakan pada luka luas, karena beracun ketika terserap masuk dalam tubuh. Berikut beberapa pengaruh boraks pada kesehatan.
a. Tanda dan gejala akut :
Muntah-muntah, diare, konvulsi dan depresi SSP(Susunan Syaraf Pusat)
b. Tanda dan gejala kronis
- Nafsu makan menurun
- Gangguan pencernaan
- Gangguan SSP : bingung dan bodoh
- Anemia, rambut rontok dan kanker.
Sedangkan formalin merupakan cairan tidak berwarna yang digunakan sebagai desinfektan, pembasmi serangga, dan pengawet yang digunakan dalam industri tekstil dan kayu. Formalin memiliki bau yang sangat menyengat, dan mudah larut dalam air maupun alkohol. Beberapa pengaruh formalin terhadap kesehatan adalah sebagai berikut.
a. Jika terhirup akan menyebabkan rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan , sukar bernafas, nafas pendek, sakit kepala, dan dapat menyebabkan kanker paru-paru.
b. Jika terkena kulit akan menyebabkan kemerahan pada kulit, gatal, dan kulit terbakar
c. Jika terkena mata akan menyebabkan mata memerah, gatal, berair, kerusakan mata, pandangan kabur, bahkan kebutaan
d. Jika tertelan akan menyebabkan mual, muntah-muntah, perut terasa perih, diare, sakit kepala, pusing, gangguan jantung, kerusakan hati, kerusakan saraf, kulit membiru, hilangnya pandangan, kejang, bahkan koma dan kematian.
Boraks dan formalin akan berguna dengan positif bila memang digunakan sesuai dengan seharusnya, tetapi kedua bahan itu tidak boleh dijadikan sebagai pengawet makanan karena bahan-bahan tersebut sangat berbahaya, seperti telah diuraikan diatas pengaruhnya terhadap kesehatan. Walaupun begitu, karena ingin mencari keuntungan sebanyak-banyaknya, banyak produsen makanan yang tetap menggunakan kedua bahan ini dan tidak memperhitungkan bahayanya. Pada umumnya, alasan para produsen menggunakan formalin dan boraks sebagai bahan pengawet makanan adalah karena kedua bahan ini mudah digunakan dan mudah didapat, karena harga nya relatif murah dibanding bahan pengawet lain yang tidak berpengaruh buruk pada kesehatan. Selain itu, boraks dan formalin merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang bagus, misalnya bakso dan kerupuk. Beberapa contoh makanan yang dalam pembuatannya sering menggunakan boraks dan formalin adalah bakso, kerupuk, ikan, tahu, mie, dan juga daging ayam.
Formalin dan boraks merupakan bahan tambahan yang sangat berbahaya bagi manusia karena merupakan racun. Bila terkonsumsi dalam konsentrasi tinggi racunnya akan mempengaruhi kerja syaraf. Secara awam kita tidak dapat mengetahui seberapa besar kadar konsentrat formalin dan boraks yang digunakan dalam suatu makanan. Oleh karena itu lebih baik hindari makanan yang mengandung formalin dan boraks. Berikut adalah beberapa cara mengidentifikasi makanan yang menggunakan formalin dan boraks.
- Bakso yang menggunakan boraks memiliki kekenyalan khas yang berbeda dari kekenyalan bakso yang menggunakan banyak daging.
- Kerupuk yang mengandung boraks kalau digoreng akan mengembang dan empuk, teksturnya bagus dan renyah.
- Ikan basah yang tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar, insang berwarna merah tua
dan tidak cemerlang, dan memiliki bau menyengat khas formalin.
- Tahu yang berbentuk bagus, kenyal, tidak mudah hancur, awet hingga lebih dari
3 hari, bahkan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es, dan berbau menyengat khas formalin.
- Mie basah biasanya lebih awet sampai 2 hari pada suhu kamar (25 derajat celcius), berbau
menyengat, kenyal, tidak lengket dan agak mengkilap.

BAB III
METODE PENELITIAN

Pada bab 3 ini akan dijelaskan mengenai jenis penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data dan teknik analisa data.

3.1 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang kami gunakan adalah penelitian korelatif. Yang di maksud dengan penelitian korelatif adalah penelitian yang menghubungkan data-data yang ada. Sesuai dengan pengertian tersebut kami menghubungkan data-data yang kami dapat antara yang satu dengan yang lain. Selain itu kami juga menghubungkan data-data yang ada dengan landasan teori yang kami gunakan. Sehingga diharapkan penelitian kami bisa menjadi penelitian yang benar dan tepat.

3.2 Sumber data
Sumber data kami adalah beberapa siswa SMA Kanisius, yang kira-kira kami ambil sampel adalah 40 siswa.

3.3 Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah dengan angket. Dengan angket kami dapat menyimpulkan, melalui jumlah koresponden yang menjawab pertanyaan tertentu dan membandingkan jumlah koresponden yang menjawab dengan jawaban yang berbeda pada pertanyaan yang sama. Dan setiap dari pertanyaan itu akan saling berkaitan.

3.4 Teknik Analisis Data
Cara kami dalam menganalisis data yang kami dapat yaitu dengan pertama-tama memastikan bahwa semua data dan landasan teori yang diperlukan telah diperoleh dengan baik. Lalu kami mulai menghitung jumlah data, setelah itu kami mengklasifikasikan jawaban-jawaban dari tiap pertanyaan pada angket berdasarkan jumlah responden yang memilih. . Langkah berikutnya, sesuai dengan jenis penelitian kami, kami menghubungkan data-data yang satu dengan yang lain dan juga dengan landasan teori yang ada. Langkah terakhir, kami menuangkannya dalam karya tulis ini.

BAB IV
PEMBAHASAN

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai apa itu boraks dan formalin, dampak penggunaan boraks dan formalin pada makanan dan jenis-jenis makanan yang mengandung boraks dan formalin yang kesemuanya itu dilengkapi dengan hasil angket sebelumnya.

4.1 Pengetahuan akan Boraks dan Formalin
Menurut hasil angket kami, didapatkan bahwa yang mengetahui secara pasti apa itu boraks dan formalin adalah 29 orang dan yang tidak mengetahui begitu pasti apa itu boraks dan formalin adalah 11 orang, dari total 40 angket yang dibagikan.
Hal itu menunjukkan bahwa responden yang mengetahui secara persis apa itu boraks dan formalin lebih banyak daripada yang tidak mengetahui secara pasti. Jika dimasukkan dalam persen maka 72,5 % responden menyatakan mengetahui boraks dan formalin, sedangkan 27,5 % lainnya tidak begitu mengetahui tentang boraks dan formalin.
Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan pengetahuan akan boraks dan formalin harus lebih sering disosialisasikan, agar diharapkan kita semua mengetahui secara pasti apa itu boraks dan formalin, sehingga dapat menggunakannya secara benar, sesuai dengan fungsinya. Maka diharapkan juga dengan pengetahuan akan boraks dan formalin tersebut, kasus penggunaan boraks dan formalin pada bahan makanan dapat dikurangi bahkan menghilang dari masyarakat.

4.2 Dampak Penggunaan Boraks dan Formalin Pada Makanan
Melalui hasil angket yang telah kami sebarkan sebelumnya, didapat hasil bahwa jumlah responden yang mengerti akan dampak angket hamper sama dengan responden yang tidak begitu tahu tentang dampak boraks dan formalin pada makanan. Adapun jumlah responden yang tahu dampak boraks dan formalin pada makanan adalah 18 orang dan yang tidak begitu tahu sebanyak 20 orang sedangkan yang sama sekali tidak tahu ada 2 orang. Jika dituangkan dalam presentasi adalah sebagai berikut :

1. Jawaban A : 45%
2. Jawaban B : 5%
3. Jawaban C :50%
Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar responden masih rancu atau bingung tentang apa dampak boraks dan formalin bagi tubuh tersebut.
Lalu apa sebenarnya dampak boraks dan formalin dalam makanan bila dikonsumsi tubuh kita?
a. Formalin
Formalin tidak boleh digunakan sebagai bahan pengawet untuk pangan. Akibatnya jika digunakan pada pangan dan dikonsumsi oleh manusia akan menyebabkan beberapa gejala diantaranya adalah tenggorokan terasa panas dan kanker yang pada akhirnya akan mempengaruhi organ tubuh lainnya,serta gejala lainnya.
Pengaruh Formalin Terhadap Kesehatan :
· Jika terhirup
Rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan , sukar bernafas, nafas pendek, sakit kepala, kanker paru-paru.
· Jika terkena kulit
Kemerahan, gatal, kulit terbakar
· Jika terkena mata
Kemerahan, gatal, mata berair, kerusakan mata, pandangan kabur, kebutaan
· Jika tertelan
Mual, muntah, perut perih, diare, sakit kepala, pusing, gangguan jantung, kerusakan hati, kerusakan saraf, kulit
membiru, hilangnya pandangan, kejang, koma dan kematian.

b. Boraks
Efek toksiknya akan terasa bila boraks dikonsumsi secara kumulatif dan penggunaannya berulang-ulang. Pengaruh terhadap kesehatan :
· Tanda dan gejala akut :
Muntah, diare, merah dilendir, konvulsi dan depresi SSP (Susunan Syaraf Pusat)
· Tanda dan gejala kronis
- Nafsu makan menurun
- Gangguan pencernaan
- Gangguan SSP : bingung dan bodoh
- Anemia, rambut rontok dan kanker.
Formalin dan boraks merupakan bahan tambahan yang sangat berbahaya bagi manusia karena merupakan racun. Bila terkonsumsi dalam konsentrasi tinggi racunnya akan mempengaruhi kerja syaraf. Secara awam kita tidak tahu seberapa besar kadar konsentrat formalin dan boraks yang dianggap membahayakan. Oleh karena ada baiknya kita hindari makanan yang mengandung formalin dan boraks. Jauhkan anak-anak dari makanan yang mengandung boraks dan formalin. Formalin dan boraks tidak boleh digunakan dalam makanan.

4.3 Makanan yang Biasanya Mengandung Formalin atau Boraks
Berdasarkan hasil penelitian melalui angket yang telah kami sebarkan, jumlah responden yang menganggap bahwa tahu dan bakso adalah makanan yang paling sering diberi formalin sebanyak 33 orang, sedangkan yang memilih ikan sebanyak 6 orang, dan 1 orang memilih kerupuk. Sedangkan menurut makanan-makanan yang biasa mengandung boraks dan formalin yang biasanya mereka konsumsi, jumlah responden yang memilih tahu dan bakso sebanyak 28 orang, 10 orang memilih ikan dan 2 orang memilih kerupuk.
Data ini menunjukkan bahwa kebanyakan siswa SMA Kanisius beranggapan bahwa tahu dan bakso merupakan makanan yang biasanya diberi formalin atau boraks. Tahu dan bakso memang cukup dikenal sering diberi formalin maupun boraks, namun bukan mereka makanan yang paling sering diberi formalin maupun boraks. Berdasarkan penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia tahun 2005, penggunaan boraks formalin pada ikan dan hasil laut menempati peringkat teratas. Yakni, 66 persen dari total 786 sampel. Sementara mi basah menempati posisi kedua dengan 57 persen. Tahu dan bakso berada di urutan berikutnya yakni 16 persen dan 15 persen.
Dan dari pertanyaan nomor tiga pada angket ternyata responden banyak menjawab bahwa mereka paling sering mengkonsumsi tahu dan bakso. Padahal, menurut kebanyakan dari mereka tahu dan bakso adalah makanan yang biasanya mengandung boraks atau formalin. Mengapa mereka masih tetap sering mengonsumsinya meskipun menganggap bahwa tahu dan boraks yang paling sering mengandung formalin dan boraks? Mungkin hal ini disebabkan karena siswa SMA Kanisius percaya bahwa para pedagang di Kanisius pasti tidak memberikan formalin maupun boraks pada dagangannya, maka mereka tidak takut untuk mengonsumsinya.
Namun tetap saja, boraks dan formalin sangatlah berbahaya bila termakan. Walaupun berdasarkan hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan Indonesia tahun 2005 penggunaan boraks dan formalin paling banyak adalah pada ikan dan hasil laut, namun jumlah 16 persen dan 15 persen tetap merupakan jumlah yang besar. Kita harus berhati-hati dalam memilih makanan yang akan kita makan, terutama makanan-makanan yang sedang marak diberi boraks maupun formalin.
Oleh karena itu, di bawah ini kami paparkan mengenai ciri-ciri dari beberapa makanan yang diberi boraks maupun formalin:
a. Mi basah
Penggunaan formalin pada mi basah akan menyebabkan mi tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es ( 10 derajat Celsius). Baunya agak menyengat, bau formalin. Tidak lengket dan mie lebih mengkilap dibandingkan mie normal. Penggunaan boraks pada pembuatan mi akan menghasilkan tekstur yang lebih kenyal.
B. Tahu
Tahu merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat, karena rasa dan kandungan gizinya yang tinggi. Namun dibalik kelezatannya kita perlu waspada karena bisa saja tahu tersebut mengandung bahan berbahaya. Perhatikan secara cermat apabila menemukan tahu yang tidak mudah hancur atau lebih keras dan kenyal dari tahu biasa, kemungkinan besar tahu tersebut mengandung bahan berbahaya, bisa formalin maupun boraks. Selain itu, tahu yang diberi formalin tidak akan rusak sampai tiga hari pada suhu kamar (25 derajat Celsius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es ( 10 derajat Celsius). Tahu juga akan terlampau keras, namun tidak padat. Bau agak mengengat, bau formalin.
C. Bakso
Bakso tidak rusak sampai lima hari pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius). Teksturnya juga sangat kenyal.
D. Ikan segar
Ikan segar yang diberi formalin tekstur tubuhnya akan menjadi kaku dan sulit dipotong. Ia tidak rusak sampai tiga hari pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius). Warna insang merah tua dan tidak cemerlang, bukan merah segar dan warna daging ikan putih bersih.
E. Ikan asin
Ikan asin yang mengandung formalin akan terasa kaku dan keras, bagian luar kering tetapi bagian dalam agak basah karena daging bagian dalam masih mengandung air. Karena masih mengandung air, ikan akan menjadi lebih berat daripada ikan asin yang tidak mengandung formalin. Tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius). Tubuh ikan bersih, cerah.

4.4 Peran pemerintah dalam memberantas boraks dan formalin di Indonesia
Walaupun penyebaran boraks dan formalin di Indonesia sudah luas sekali dan sudah menjadi umum, pemerintah masih tidak mengambil langkah yang tegas dalam menangani hal ini. Buktinya bisa didapat, bahwa ternyata penggunaan formalin dan boraks sebagai bahan pengawet makanan masih merajalela.
Sebenarnya, pemerintah sudah berusaha mengambil tindakan, yaitu dengan melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Beberapa langkah sudah diambil oleh BPOM, seperti : melarang panganan permen merek white rabbit creamy, kiamboy, classic cream, black currant, dan manisan plum; mengeluarkan permenkes no. 722/1998 tentang bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam pangan; dan melakukan sosialisasi penggunaan bahan tambahan makanan yang diizinkan dalam proses produksi makanan & minuman sesuai UU No. 23/1992 untuk aspek keamanan pangan, & UU No. 71/1996. Tetapi upaya yang dilakukan Badan POM tersebut, hanya dianggap gertakan oleh para pedagang, karena Badan POM hanya mengeluarkan undang-undang dan aturan. Tetapi Badan POM tidak melakukan tindakan tegas seperti memberi sanksi tegas bagi pedagang yang masih menggunakan boraks dan formalin, bahkan badan ini masih kurang gencar dalam melakukan razia.
Dari data angket yang kami sebarkan ke beberapa responden, terdapat pertanyaan : “Menurut anda apakah peran pemerintah sudah ada dalam pemberantasan formalin? “ Dan dari pertanyaan itu, sebanyak 4 orang menjawab upaya pemerintah sudah banyak, sebanyak 17 orang menjawab upaya pemerintah sudah lumayan, dan terakhir 19 orang menjawab upaya pemerintah tidak ada sama sekali.
Dari hasil angket diatas, dapat disimpulkan bahwa upaya pemerintah masih kurang, karena lebih banyak orang yang beranggapan bahwa upaya pemerintah masih sangat kurang. Ini mungkin disebabkan karena memang pemerintah kurang serius / tegas dalam menangani masalah ini, padahal ini adalah masalah yang serius, karena dapat membahayakan kesehatan manusia. Pemerintah seharusnya lebih gencar dalam menangani masalah ini.

BAB V
PENUTUP

Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai kesimpulan dan saran.

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian pada bab IV dapat disimpulkan bahwa:
a. Sebagian besar dari kita telah mengetahui tentang boraks dan formalin secara pasti, tetapi ada juga sebagian kecil lainnya yang belum begitu mengetahui apa itu boraks dan formalin.
b. Masih ada sebagian dari kita yang belum mengetahui secara pasti dampak penggunaan boraks dan formalin pada produk makanan, walaupun sebagian ada yang mengetahui secara pasti.
c. Menurut responden tahu dan bakso adalah makanan yang paling sering menjadi sasaran penggunaan boraks dan formalin. Tetapi menurut penelitian BPOM pada tahun 2005, ikan adalah bahan makanan yang paling sering menjadi sasaran boraks dan formalin.
d. Pemerintah masih sangat kurang dan tidak tegas dalam mengatasi masalah penggunaan boraks dan formalin, sehingga masih banyak kasus mengenai hal ini terjadi.

5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan dan keseluruhan makalah ini kami ingin memberikan beberapa saran sebagai berikut:
Ø Berikan penyuluhan lebih lanjut kepada masyarakat mengenai boraks dan formalin, pengertian, fungsinya, serta dampaknya apabila tidak digunakan sesuai fungsinya.
Ø Pengawasan yang lebih ketat oleh pemerintah dan pengambilan tindakan tegas, seperti mengirimkan pengawas-pengawas pemerintah ke daerah-daerah tertentu dan membuat undang-undang mengenai boraks dan formalin.
Ø Masyarakat harus lebih jeli dalam memilih makanan dan tidak membelinya bila sepertinya mengandung bahan formalin maupun boraks.
Ø Kesadaran dari masyarakat untuk membantu pemberantasan dan pencegahan penggunaan boraks dan formalin pada bahan makanan. Seperti melaporkan kepada yang berwajib jika melihat ada orang lain yang sengaja menggunakan boraks dan formalin pada makanan yang dijualnya, dan juga tidak secara sembarangan menjual boraks dan formalin, tanpa mengetahui latar belakang pembeliannya.

BAB VI
DAFTAR PUSTAKA

http://www.beritaindonesia.co.id

http://www.depkes.go.id

http://www.disnakkeswan-lampung.go.id

http://id.wikipedia.org

http://www.gizi.net

Ragam dan Fungsi Bahasa Indonesia

Pengertian Bahasa, Ragam Bahasa, Fungsi Bahasa adalah pemahaman dasar dalam memahami bahasa. Dalam memahami Bahasa Indonesia, kita juga perlu memahami hel-hal tersebut, sehingga pemahaman kita dalam memahami bahasa Indonesia, bisa lebih mendalam dan dapat mengaplikasikan dengan baik.

Definisi Bahasa; Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbiter ( tidak ada hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya ) yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat untuk
berkomunikasi, kerja sama, dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder.

Fungsi bahasa dalam masyarakat:

Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
Alat mengidentifikasi diri.
Macam dan jenis ragam bahasa:

Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, jurnalistik, dsb.
Ragam bahasa pada perorangan atau idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden soeharto, gaya bahasa binyamin s, dsb.
Ragam bahasa pada sekelompok anggota masyarakay suatu wilayah seperti dialeg bahasa madura, medan, sunda, dll.
Ragam bahasa pada masyarakat suatu golongan seperti ragam bahasa orang akademisi berbeda dengan ragam bahasaorang jalanan.
Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan.
Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal dan informal.
Bahasa lisan lebih ekspresif dimana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau atau silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara atau target komunikasi.

Bahsa isyarat atau gestur atau bahasa tubuh adalah salah satu cara berkomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh. Bahasa isyarat digunakan permanen oleh penyandang cacat karena mereka mempunyai bahasa sendiri.

Bahasa bisa punah karena kebanyakan bahasa didunia ini tidak statis. Bahasa-bahasa itu berubah seiring waktu, mendapat kata tambahan, dan mencuri kata-kata dari bahasa lain. Bahasa hidup dan berkembang ketika masyarakat menuturkannya sebagai alat komunikasi utama. Ketika tidak ada lagi masyarakat penutur asli suatu bahasa disebut bahasa mati atau punah, meskipun masih ada sedikit penutur asli yang menggunakan tetapi generasi muda tidak lagi menjadi penutur bahasa tersebut.

Banyak situasi yang menyebabkan bahasa punah. Sebuah bahasa punah ketika bahasa itu berubah bentuk menjadi famili bahasa-bahasa lain.

Orang indonesia kini boleh jadi tidak mengerti bahasa melayu yang digunakan di indonesia awal abad ke-20. Karena bahasa indonesia saat ini berasal dari bahasa melayu yang telah mengalami infusi kata-kata bahasa asing. Bisa dikatakan bahasa melayu bermetamorfosis dalam bahasa indonesia. Kelak kalau bahasa indonesia makin berkembang dan demikian pula bahasa melayu malaysia kemungkinan bahasa melayu akan punah.

Karena pengaruh globali sasi dan IPTEK menyebabkan masyarakat indonesia menganggap bahasa indonesia itu :

Tidak gaul.
Terlalu formal.
Rapuhnya bahasa indonesia disebabkan :

Tergerus arus globalisasi.
Kemungkinan banyak oran yang tidak menyukai peraturan bahasa indonesia.
Tidak adanya relasi masyarakat dengan pemerintah tentang pembudidayaan.
Selain bahasa asing, bahasa daerah juga memberi pengaruh pada perkembangan bahasa indonesia. Karena bahasa indonesia mungkin dianggap terlalu formal untuk dipakai sehair-hari. Tidak apa-apa sebenarnya bahasa asing menyerap kedalam bahasa indonesia. Sebagai bahasa yang terbuka, bahasa indonesia harus luwes menerima unsur bahasa lain.

Bahasa indonesia mengenal dua macam serapan yakni :

Unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa indonesia.
Unsur asing yang pengucapan dan penulisannya telah disesuaikan dengan kaidah bahasa indonesia.

Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia

FUNGSI BAHASA INDONESIA

Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus.

Dalam literatur bahasa, dirumuskannya fungsi bahasa secara umum bagi setiap orang adalah

1. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri.

Mampu mengungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita. Ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:

* Agar menarik perhatian orang lain terhadap diri kita.
* Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.
2. Sebagai alat komunikasi.

Bahasa merupakan saluran maksud seseorang, yang melahirkan perasaan dan memungkinkan masyarakat untuk bekerja sama. Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi,berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang. Bahasa yang dikatakan komunikatif karena bersifat umum. Selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi, manusia memakai dua cara berkomunikasi, yaitu verbal dan non verbal. Berkomunikasi secara verbal dilakukan menggunakan alat/media bahsa (lisan dan tulis), sedangkan berkomunikasi cesara non verbal dilakukan menggunakan media berupa aneka symbol, isyarat, kode, dan bunyi seperti tanda lalu lintas,sirene setelah itu diterjemahkan kedalam bahasa manusia.

3. Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial.

Pada saat beradaptasi dilingkungan sosial, seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan teman- teman dan menggunakan bahasa standar pada saat berbicara dengan orang tua atau yang dihormati. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa memudahkan seseorang untuk berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa.

4. Sebagai alat kontrol Sosial.

Yang mempengaruhi sikap, tingkah laku, serta tutur kata seseorang. Kontrol sosial dapat diterapkan pada diri sendiri dan masyarakat, contohnya buku- buku pelajaran, ceramah agama, orasi ilmiah, mengikuti diskusi serta iklan layanan masyarakat. Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.

Fungsi bahasa secara khusus :

1. Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari- hari.

Manusia adalah makhluk sosial yang tak terlepas dari hubungan komunikasi dengan makhluk sosialnya. Komunikasi yang berlangsung dapat menggunakan bahasa formal dan non formal.

2. Mewujudkan Seni (Sastra).

Bahasa yang dapat dipakai untuk mengungkapkan perasaan melalui media seni, seperti syair, puisi, prosa dll. Terkadang bahasa yang digunakan yang memiliki makna denotasi atau makna yang tersirat. Dalam hal ini, diperlukan pemahaman yang mendalam agar bisa mengetahui makna yang ingin disampaikan.

3. Mempelajari bahasa- bahasa kuno.

Dengan mempelajari bahasa kuno, akan dapat mengetahui peristiwa atau kejadian dimasa lampau. Untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi kembali dimasa yang akan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentang latar belakang dari suatu hal. Misalnya untuk mengetahui asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah kuno atau penemuan prasasti-prasasti.

4. Mengeksploitasi IPTEK.

Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia, serta akal dan pikiran yang sudah diberikan Tuhan kepada manusia, maka manusia akan selalu mengembangkan berbagai hal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia akan selalu didokumentasikan supaya manusia lainnya juga dapat mempergunakannya dan melestarikannya demi kebaikan manusia itu sendiri.

KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sangat penting yang tercantum didalam :

1. Ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 dengan bunyi, “ Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”.

2. Undang- Undang Dasar RI 1945 Bab XV (Bendera, Bahasa, dan lambing Negara, serta Lagu Kebangsaan) Pasal 36 menyatakan bahwa “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”.

Maka kedudukan bahasa Indonesia sebagai :

1. Bahasa Nasional

Kedudukannya berada diatas bahasa- bahasa daerah. Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975 menegaskan bahwa dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai :

· Lambang kebanggaan Nasional.

Sebagai lambang kebanggaan Nasional bahasa Indonesia memancarkan nilai- nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. Dengan keluhuran nilai yang dicerminkan bangsa Indonesia, kita harus bangga, menjunjung dan mempertahankannya. Sebagai realisasi kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, harus memakainya tanpa ada rasa rendah diri, malu, dan acuh tak acuh. Kita harus bangga memakainya dengan memelihara dan mengembangkannya.

· Lambang Identitas Nasional.

Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia merupakan lambang bangsa Indonesia. Berarti bahasa Indonesia akan dapat mengetahui identitas seseorang, yaitu sifat, tingkah laku, dan watak sebagai bangsa Indonesia. Kita harus menjaganya jangan sampai ciri kepribadian kita tidak tercermin di dalamnya. Jangan sampai bahasa Indonesia tidak menunjukkan gambaran bangsa Indonesia yang sebenarnya.

· Alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda-beda latar belakang sosial budaya dan bahasanya.

Dengan fungsi ini memungkinkan masyarakat Indonesia yang beragam latar belakang sosial budaya dan berbeda-beda bahasanya dapat menyatu dan bersatu dalam kebangsaan, cita-cita, dan rasa nasib yang sama. Dengan bahasa Indonesia, bangsa Indonesia merasa aman dan serasi hidupnya, karena mereka tidak merasa bersaing dan tidak merasa lagi ‘dijajah’ oleh masyarakat suku lain. Karena dengan adanya kenyataan bahwa dengan menggunakan bahasa Indonesia, identitas suku dan nilai-nilai sosial budaya daerah masih tercermin dalam bahasa daerah masing-masing. Kedudukan dan fungsi bahasa daerah masih tegar dan tidak bergoyah sedikit pun. Bahkan, bahasa daerah diharapkan dapat memperkaya khazanah bahasa Indonesia.

· Alat penghubung antarbudaya antardaerah.

Manfaat bahasa Indonesia dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa Indonesia seseorang dapat saling berhubungan untuk segala aspek kehidupan. Bagi pemerintah, segala kebijakan dan strategi yang berhubungan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan kemanan mudah diinformasikan kepada warga. Apabila arus informasi antarmanusia meningkat berarti akan mempercepat peningkatan pengetahuan seseorang. Apabila pengetahuan seseorang meningkat berarti tujuan pembangunan akan cepat tercapai.

2. Bahasa Negara (Bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Dalam Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 s.d. 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia befungsi sebagai :

· Bahasa resmi kenegaraan.

Bukti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan adalah digunakannya bahasa Indonesia dalam naskah proklamasi kemerdekaan RI 1945. Mulai saat itu bahasa Indonesia digunakan dalam segala upacara, peristiwa serta kegiatan kenegaraan.

· Bahasa pengantar resmi dilembaga-lembaga pendidikan.

Bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar, materi pelajaran ynag berbentuk media cetak hendaknya juga berbahasa Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan menerjemahkan buku-buku yang berbahasa asing. Apabila hal ini dilakukan, sangat membantu peningkatan perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknolologi (iptek).

· Bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah.

Bahasa Indonesia dipakai dalam hubungan antarbadan pemerintah dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Sehubungan dengan itu hendaknya diadakan penyeragaman sistem administrasi dan mutu media komunikasi massa. Tujuan penyeragaman dan peningkatan mutu tersebut agar isi atau pesan yang disampaikan dapat dengan cepat dan tepat diterima oleh masyarakat.

· Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.

Kebudayaan nasional yang beragam yang berasal dari masyarakat Indonesia yang beragam pula. Dalam penyebarluasan ilmu dan teknologi modern agar jangkauan pemakaiannya lebih luas, penyebaran ilmu dan teknologi, baik melalui buku-buku pelajaran, buku-buku populer, majalah-majalah ilmiah maupun media cetak lain, hendaknya menggunakan bahasa Indonesia. Pelaksanaan ini mempunyai hubungan timbal-balik dengan fungsinya sebagai bahasa ilmu yang dirintis lewat lembaga-lembaga pendidikan, khususnya di perguruan tinggi.

http://rahmaekaputri.blogspot.com/2010/09/fungsi-dan-kedudukan-bahasa-indonesia.html

-Paragraf Induktif-
Indonesia merupakan Negara yang kaya akan budaya . Contohnya di pulau Sumatra yang terdiri dari suku batak, suku minang , suku aceh, suku melayu dan lain-lain yang masing-masing memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Bukan hanya dipulau Sumatra saja, bahkan di pulau Jawa, Kalimantan, dan juga pulau-pulau lainnya juga terdapat macam-macam suku dengan kebudayaannya.

Selain kaya akan budaya , Indonesia juga memiliki lahan pertanian yang subur yang banyak menghasikkan rempah-rempah , bahan pangan , bahkan juga buah-buahan. Dari segi barang tambang , Indonesia juga sangat potensial, terbukti Indonesia salah satu Negara di Asia yang meng ekspor minyak bumi, batu bara, dan barang tambang lainnya. Maka tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah Negara yang kaya.

-Paragraf Deduktif-
Saat ini Indonesia sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya. Banyak usaha yang dilakukan, mulai dari menekan jumlah barang import yang mengalahkan pemakaian barang lokal. Pemerintah juga meluaskan lapangan pekerjaan, agar sumber daya manusia (SDM) dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembangunan Negara. Bagia pelaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang sangat merugikan perekonomian Negara tentunya akan diberikan sanksi tegas. Karna yang kita ketahui Indonesia terpuruk akibat KKN yang terjadi di segala institusi. Oleh karena itu, dengan usaha yang dilakukan sekarang diharapkan Indonesia dapat membangkitkan perekonomiannya.

-Paragraf Campuran-
Dengan adanya sumber daya yang potensial di Indonesia, kita harus optimis bahwa perekonimian kita akan pulih kembali. Semua itu akan berhasil tentunya dengan kerjasama yang baik, dan dengan adanya rasa kesadaran di semua semua lapisan masyarakat. Dan di tahun 2010 ini semoga Indonesia menjadi lebih baik lagi bukan hanya dari sector ekonomi namun juga disegala sektor. Karna sebuah Negara dikatakan kaya bukan dari segi kekayaan alamnya saja. Naman Negara tersebut juga dapat memakmurkan penduduknya.

http://yantiesitoruzz.blogspot.com/2010/04/contoh-paragraf-deduktif-induktif.html

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.