1. Pengertian Individu

Individu berasal dari kata latin “individuum” yang artinya tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan untuk menyatakan satu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.

  1. Pengertian Keluarga

Ki Hajar Dewntara berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai gabunga yang hakiki.

  1. Pengertian Masyarakat

Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma – norma, adat istiadat yang sama – sama ditaati dalam lingkungan nya.

  1. Masyarakat sederhana. Dalam lingkunga nmasyarakat sederhana (primitif), pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja dalam bentuk lain tidak terungkap jelas.
  2. Masyarakat maju. Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok sosial, atau lebuh akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berbasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapa. Dalam lingkungan masyarakat maju, dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industri dan masyarakat industri .
  3. Masyarakat Non Industri.

Secara garis besar, kelompok nasional atau organisasi kemasyarakatan non industry dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu kelompok primer (primary group) da kelompok sekunder (secondary group).

  1. Kelompok Primer

Dalam kelompok primer, interaksi antar anggota menjadi lebih intensif, lebih erat, lebih akrab, kelompok primer ini disebut juga “face to face group”, sebab para anggota kelompok sering berdialog, bertatap muka, karena itu jadi saling mengenal lebih dekat, lebih akrab, sifat interaktif nya bersifat kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati..

Contoh kelompok – kelompok primer antara lain keluarga, rukun tetangga, kelompok belajar dan sebagainya.

  1. Kelompok Sekunder

Antara kelompok sekunder, terpaut hubungan tak langsung, fomal, juga kurang bersifat kekeluargaan, oleh karena itu sifat interaksi ny akurang kekeluargaan, pembagian kerja antar anggota kelompok diatu atas dasar pertimbangan – pertimbangan rasional / obyektif.

  1. Masyarakat Industri

Durkheim mempergunakan variasi pembagian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasi masyarakat. Sesuai  dengan taraf perkembanganya. Akan tetapi ia lebih cenderung menggunakan dua taraf klasifikasi. Yaitu yang sederhana dan yang kompleks. Masyarakat – masyarakat yang ada ditengah kedua eksterm tadi diabaikanya.