Juara dunia tinju kelas ringan super WBA asal Inggris, Amir “King” Khan berambisi menembus pusat tinju dunia sekaligus membersihkan citra Islam di AS.
Khan menaklukkan petinju kesayangan publik AS, Paulie Malignaggi di ronde ke 11 dalam pertarungan di Madison Square Garden, New York, Sabtu (15/9). Ia mengatasi Malignaggi di hadapan 4500 penonton dalam pertarungan debut Khan di AS.
“saya telah melakukan debut di sini, sekarang saya tahu rasanya,” kata Khan. “Bisa bertarung di AS itu seperti impian yang terwujud,” lanjutnya. “Sekarang saya inginkan pertarungan besar di Las Vegas.”
Menurut pimpinan Golden Boy Promotions, Richard Schaefer, pihaknya menginginkan Khan bertarung terlebih dulu di Inggris, sebelum kembali ke AS untuk pertarungan yang besar tahun ini juga.
Khan sendiri ingin menghadapi petinju asal Argentina, Marcos Maidana sebelum menunggu pemenang pertarungan antara Devon Alexander dan Tim Bradley. Pemenang pertarungan akan bertemu untuk menyatukan gelar juara dunia kelas WBA, WBC, WBO dan IBF. “Pemenang pertarungan ini akan membuktikan siapa petinju terbaik di kelas ini.”
Kemenangan atas Malignaggi sekaligus menjawab persiapan keras Khan sejak dari Inggris mau pun di pemusatan latihan di Vancouver, serta kesulitan Khan sebagai seorang keturunann Pakistan memeproleh visa masuk ke AS.
“Saya tahu banyak orang-orang Pakistan dan orang-orang muslim mendapat citra buruk di AS karena adanya kasus pemboman dan terorisme. Tetapi saya ingin menegaskan tidak semua orang seperti itu,” kata Khan. “Saya ingin menarik komunitas muslim ke lingkungan tinju seperti di Inggris. Di sana orang-orang Asia, China dan Pakistan datang bersama untuk menyaksikan saya. Saya ingin ini juga terjadi di AS,” ungkapnya.
“Saya ingin membuat stadion dan arena pertarungan penuh seperti yang saya lakukan di Inggris,” lanjut Khan. “Saya punya kemampuan untuk mewujudkannya.”
Schaefer merasa Khan memang memiliki kemampuan untuk menembus pasar tinju AS. “Mereka bilang, penampilan pertama merupakan hal terpenting,” kata Schaefer usai menyaksikan Khan menaklukkan Malignaggi. “Dengan kharisma dan kepribadiannya, ia memiliki kesempatan untuk menjadi duta besar olah raga dan mampu menyatukan manusia dengan kepalan tangannya.”