Kantor Camat Buntupane di Desa Sei SilauTimur, Kabupaten Asahan Sumatera Utara, Selasa (13/12) pagi, tampak meriah. Baliho dan spanduk bergambar Mentri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring di beberapa lokasi menandai peresmian desa tersebut sebagai desa informasi.

Desa Informasi digagas  Kemenkominfo sejak 2010 untuk mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana informasi. Desa ini dirancang memiliki layanan telepon, internet, radio komunitas, dan televisi berlangganan. Informasi bari berbagai sumber itu diolah oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan kelompok pertunjukan rakyat.

Fungsi KIM sama seperti Kelompok Pendengar, Pembaca dan Pirsawan (Kelompencapir) di era Orde Baru. Bedanya, jika dulu media bacanya hanya dari media cetak, kini aksesnya juga melalui internet.

“Kami ingin mengakses informasi tentang perkebunan sawit melalui internet, “  kata Ketua KIM Sei Silau Timur Paino. “Masalahnya banyak diantara petani belum tau cara menggunakan internet.” Katanya.

Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II KIM Sei Silau Timur, Indra Mahyudi dan Mulyadong Sitorus, mengaku belum memiliki rencana kerja untuk memanfaatkan fasilitas secara optimal.

“Kami baru dibentuk semalam. KIM ini baru akan aktif berkegiatan tahun depan, “ujar Mulyadong.

Pada peresmian desa informasi serahkan sebuah mobil Pusat layanan internet kecamatan (MPLIK). Dengan ini, Asahan memiliki empat MPLIK. Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang mengatakan, MPLIK yang ada selama ini beroperasi setiap hari Kamis saat digelar pertemuan antara pejabat  pemerintah dan masyarakat dikantor kecamatan secara bergiliran.

Direktur Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Syukri Btubara mengatakan, semua jenis informasi mulai dari yang buruk hingga baik, bisa diakses melalui internet. Karena itu, penggunaan internet perlu bijak.

Namun harapan itu masih sulit diwujudkan.  “situs yang paling banyak diakses pengunjung MPLIK adala Facebook,” kata seorang petugas pengelola MPLIK.

MPLIK yang disediakan pada acara itu leih banyak dimanfaatkan para pegawai negeri yang terlibat dalam penyelenggaraan acara. Meski ada yang membuka situs berita, Facebook tetap menjadi pilihan utama.

Penggunaan Facebook sebenarnya bisa menjadi produktif. Anggota KIM dapat bertukar informasi dengan anggota KIM daerah lain. Sayangnya pengguna jejaring sosial ini lebih banyak memanfaatkan sebagai media unjuk diri. (MZW)

artikel ini dikutip dari KOMPAS edisi Desember 2011,hanya digunakan untuk keperluan menyelesaikan tugas kuliah

 

Manusia sebagai makhluk sosial sangat memerlukan informasi untuk mempermudah kehidupan di era Globalisasi seperti saat ini,akan lebih mudah rasanya melakukan sesuatu jika kita telah terlebih dahul memiliki informasi tentang apa yang akan kita lakukuan

 

Penulisan artikel tersebut sudah baik,seperti sebagaimana mestinya artikel pada surat kabar ternama,apalagi artikel ini dikutip dari surat kabar ternama di indonesia,pasti segala sesuatu termasuk penulisan nya sudah sangat diperhatikan sebelum surat kabar tersebut diterbitkan

 

Kalau bisa artikel ditulis secara berkesinambungan, yang dimaksudkan berkesinambungan disini adalah. Karena artikel ini saya kutip dari surat kabar ternama di Indonesia edisi desember 2011, maka alangkah baiknya bila diberitakan pula bagaimana keberlangsungan program tersebut saat ini,apakah sudah mengalami kemajuan daripada saat pengambilan berita terebut,apakah kendala-kendala yang disebutkan pada artikel diatas sudah dapat diatasi.

Kalimat dan peristilahan yang digunakan sudah cukup baik menurut saya,ini juga tidak lepas dari keterbatasan dan kekurangan saya dalam memahami artikel atu tulisan-tulisan,karna sampai saat ini masih dalam proses pembelajaran,jadi sekiranya harap dimaklumi kalau masih banyak kekurangandalam segi apapun.